Pendidikan

Mahasiswa KKN Unimal Inovasikan Program Gerakan Shubuh Menghafal Qur’an di Tahfidz Taratak Pauh

×

Mahasiswa KKN Unimal Inovasikan Program Gerakan Shubuh Menghafal Qur’an di Tahfidz Taratak Pauh

Sebarkan artikel ini


SOLOK, JN– Nada Nabila, seorang Mahasiswi dari jurusan administrasi Publik dari Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, Provinsi Nangro Aceh Darussalam, meinovasikan Program Gerakan Shubuh Menghafal Qur’an (GSMQ) di Surau Tahfidz, Jorong  Taratak Pauh, Nagari Sungai Nanam, Kec. Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.

“Gerakan Subuh mengafal Qur’an ini merupakan salah satu program yang saya coba untuk dibiasakan di surau ini dalan membantu meningkatkan kualitas hafalan para santri Surau Tahfidz yang berada di Jorong Taratak Pauh,” tutur Nada Nabila, Minggu (21/11).

Disebutjan Nada Nabila, Gerakan subuh menghafal qur’an merupakan suatu rencangan program KKN dengan tujuan memacu semangat santri untuk datang shalat berjamaah ke masjid dan setelah itu menghafal qur’an.
“Mengingat waktu subuh merupakan suatu waktu yang sangat bagus untuk melatih kecerdasan otak, apalagi pada waktu pagi hari fikiran masih fresh sehingga akan lebih mudah mengingat sesuatu, terutama menghafal Al-Qur’an,”papar Nada Nabila.
 Kegiatan tersebut terselenggara atas izin pembina Surau Tahfidz, Taratak Pauah. Walaupun program GSMQ ini baru dijalankan, namun sudah menjadi sorotan positif dari berbagai kalangan, baik dari masyarakat maupun jamaah Masjid Nurul Falah Taratak Pauh.

Baca Juga :
Dihadiri Bupati dan Walikota Solok, Liga Santri Tahun 2022 Resmi Dibuka di Lapangan Merdeka


 Kegiatan tersebut bisa berlangsung karna dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pembina surau tahfidz, staff pengajar dan juga para santri yang sangat antusias untuk mengikuti kegiatan GSMQ tersebut.


Pembina Surau Tahfidz. H. Andi Ariansyah, S.Hum, menyampaikan rasa ucapan terimakasih kepada mahasiswa tersebut. “Alhamdulillah semenjak adanya inisiatif mahasiswa KKN untuk ikut bergabung membantu pengembangan surau tahfidz, kegiatan di surau tahfidz sudah nampak lebih aktif, dan lebih kreatif lagi,” ucap H. Andi Ariansyah.
 Program GSMQ yang di inovasikan itu menjadi suatu apresiasi yang sangat luar biasa.
Pihaknya akan terus melanjutkan program tersebut, agar santri-santri tetap bersemangat menghafal dan mencintai Al-Qur’an.
Program GSMQ ini biasa di ikuti oleh 35 orang santri dari kelas Abu bakar (Kelas Pengahafal). Kegiatan dilaksanakan setiap 3 kali dalam satu minggu, yakni pada hari Rabu, Kamis, dan Jum’at, kegiatan dimulai pada ba’da subuh, dimana santri melaksankan Shalat Subuh berjamaah di Masjid, setelah itu dilanjutkan menghafal selama satu jam, dan hafalan nanti akan di setor pada malam hari di waktu kegiatan belajar mengajar yang biasa dilaksanakan di Surau Tahfidz.

Baca Juga :
Bupati Epyardi Akan Beri Dana Hibah Rp200 Juta ke PGRI Kabupaten Solok

Kegiatan ini dibuat semenarik mungkin, mengingat waktu subuh santri masih pada mengantuk, tetapi sebelum dimulai kita akan melakukan peregangan sejenis icebreaking agar santri tidak mengantuk.

Arief Rahman, S.Pd., M.Pd selaku dosen pmbimbing lapangan juga sangat mengapresiasi inovasi program GSMQ yang dilaksanakan, beliau berharap ”semoga inovasi yang di kerahkan untuk meningkatkan pengembangan surau tahfidz ini bisa terus berlanjut, dan semoga surau Tahfidz semakin maju, dan menghasilkan Generasi penghafal Al Qur’an, yang bisa membangun peradaban islam (jn01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.