Kepsek SMAN 2 Gunung Talang Tutup Masa MPLS

0
1440

SOLOK, JN- Sebanyak 130 orang Siswa baru SMAN 2 Gunung Talang, sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak Senin lalu dan ditutup Jum’at (13/7) oleh Kepala Sekolah SMAN 2 Gunung Talang, Despryhati Ningsih, bertempat di halaman sekolah SMAN 2 Gunung Talang di Arosuka.

Kepsek SMAN 2 Gunung Talang, Despryhati Ningsih

Menurut Kepsek SMAN 2 Gunung Talang, Despryhati Ningsih, tujuan dari MPLS itu adalah agar kegiatan pendidikan berkarakter bisa terwujud bagi siswa baru dan tujuan lain adalah mnselaraskan program Dinas Pendidikan berupa Bridging Course atau matrikulasi (penyamaan bekal awal) bagi siswa-siswa baru SMA. “Program dari Bridging Course adalah program yang menjembatani antara bekal awal siswa baru SMA dengan bekal yang diperlukan untuk mengikuti pelajaran kelas satu SMA, karena para siswa baru sering diartikan memiliki bekal awal yang berbeda-beda karena keberagaman kemampuan siswa dan mutu sekolahnya SMP dan MTsN,” tutur Despryhati Ningsih.

Selain itu, MPLS juga bertujuan untuk mendekatkan diri antara kelas X atau siswa baru dengan para kakak-kakanya kelas XI dan XII.

 

Dalam MPLS ini, siswa juga dibekali dengan arahan bagaimana Siswa bisa menghormati Para pengajar, Kawan kawan dan lingkungannya. Kepada wali murid Ia juga berpesan untuk mengikhlaskan anaknya dididik tanpa ada presepsi negatif yang sering berkembang belakangan ini. Saat ini di SMAN 2 Gunung Talang akan menerima siswa sebanyak 160 orang dan baru terpenuhi 130 orang atau 4 Rombel dari 5 Rombel yang tersedia.

“Tahun lalu sekolah kita hanya menerima sebanyak 4 Rombel dengan jumlah siswa 127 orang yang saat ini sudah menjadi kelas XI,” terang Despryhati Ningsih. Dia juga menyebutkan bahwa secara keseluruhan, jumlah Rombel dari kelas X hingga kelas XII di SMA 2 Guntal terdapat 14 Robel.

 

Siswa tamatan SMAN 2 Gunung Talang tahun 2018 ini, berjumlah sebanyak 96 orang yang lulus dan diterima di Perguruan Tinggi melalui jalur SNMPTN sebanyak 7 orang dan jalur SBMPTN sebanyak 12 orang di berbagai Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia, termasuk di UGM Yogyakarta, melalui jalur SPAN PTKIN sebanyak 17 orang dan ATIP sebanyak 16 orang (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here