Kabupaten Solok Bakal Bangun Masjid Raya Megah

0
3497

SOLOK, JN- Pemerintah Kabupten Solok melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPR KPP) Kabupaten Solok, dalam waktu dekat ini, akan membangun sebuah masjid Raya Megah, yang rencananya akan dibangun di depan Kawasan Hutan Kota Terpadu (THKW) Sukarami. Atau dibekas Lapangan Sepakbola, Sukarami.
Rencana pembangunan Masjid Raya Kabupaten Solok tersebut, merupakan salah satu dari Tiga Program strategis atau prioritas jangka panjang rencana pembangunan Kabupaten Solok, setelah THKW Sukarami yang berupa Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan pembangunan Kantor  Bupati Solok, dengan anggran Rp 44 Milyar dengan pengerjaan tahun jamak.”Rencana pembangunan masjid Raya Kabupaten Solok tersebut sudah kita bicarakan dengan DPRD dan Bapak Bupati,” tutur Deni Prihatni, ST, Kadis DPR KPP,  di ruang kerjanya, saat memaparkan rencana pembangunan Masjid Raya Kabupaten Solok tersebut bersama para Kabid dan Kasi serta staf di Dinas DPR KPP Kabupaten Solok.
Disebutkan Deni Prihatni, anggaran untuk pembangunan Masjid Raya Kabupaten Solok diperkirakan akan menghabiskan dana Rp 30 Milyar dengan sistim Multiyer.
“Guna pembangunan masjid Raya Kabupaten Solok ini adalah untuk penunjang objek wisata Taman Hutan Kota Wisata (THKW) Sukarami dan kita akan membangun sebuah terowongan penghubung antara THKW dan Masjid Raya Kabupaten Solok karena berada di seberang jalan,” tutur Deni Prihatni.
Saat ini maket atau planning dari Masjid Raya Kabupaten Solok sudah dirancang oleh tim dari Dinas DPR KPP termasuk animasi Masjid Raya Kabupaten Solok yang sudah dibuat oleh CV. Griya Loka Bandung.
Sementara Tim teknis pelaksana kegiatan pelaksana pembangunan Masjid Raya Kabupaten Solok juga sudah terbentuk yang diketuai oleh Sukirman, Amd dengan anggota sebanyak 7 orang yakni Elvian Hart, ST, MT, M. Fauzan, ST, Iswandi, ST, Erianto, SE, Sabri Jamil, ST, Revel Seprinata dan Andi Kurnia.
Sementara itu, Kabid Perumahan Dinas DPR KPP, Sukirman, menyebutkan bahwa anggaran untuk pembangunan Masjid Raya Kabupaten Solok, berasal dari APBD Kabupaten Solok dan juga akan diusahakan dari APBN.
“Kalau Masjid Raya Kabupaten Solok ini rampung, maka Kabupaten Solok akan memiliki dua Masjid Raya besar yakni Islamic Center Koto Baru dan Masjid Raya Kabupaten Solok di Sukarami,” tutur Sukirman.

Dari alokasi Rp 30 Miliar itu mencakup tiga program pokok. Yakni, program peningkatan sarana gedung kantor. Program pengembangan kawasan strategis dan cepat tumbuh dan program peningkatan keagamaan.

Dalam program itu, termasuk kegiatan pembangunan masjid Raya Kabupaten Solok. Dimana, dialokasikan sekitar Rp6 miliar untuk 2019. “Saat ini masih dalam proses tender perencanaan teknis. Insyaallah akhir Mei ini sudah bisa diumumkan pemenang tendernya,” sebut Sukirman.
Setelah pelaksanaan perencanaan teknis selesai yang dianggarkan Rp6 Miliar. Kemudian, bisa didapatkan spesifikasi konstruksi, bahan dan materil bangunan Masjid Raya Kabupaten Solok secara detail, termasuk jumlah anggaran keseluruhan.

 “Desain sudah ada sekarang kita tunggu lagi perencanaan teknis yang diperkirakan memakan waktu sampai lima bulan setelah pemenang tender diumumkan. Alokasi perencanaan Rp 1 miliar diluar alokasi bangunan yang Rp 6 Mliyar,” terang Sukirman.
Dalam perencanaan, imbuhnya luas areal kawasan yang akan digunakan sekitar 1,5 hektare.

“Untuk luas bangunan pastinya kita tunggu perencanaan teknis. Sebab, selain dilengkapi sarana manasik haji kawasan masjid juga akan ada Islamic center, gedung MUI dan BAZNAS dan lainnya,” pungkas Sukirman (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda