Gusmal: Pemuda Bukan Hanya Harapan Bagi Pemudi, Tetapi Juga Harapan Negara

0
58

SOLOK, JN- Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM, meminta para pemuda tidak hanya menjadi harapan bagi para pemudi, namun juga bagi bangsa dan negara. Selain itu, kontribusi para pemuda, juga lebih tinggi dalam mengisi kemerdekaan yang sudah diperjuangkan oleh para pahlawan yang sudah mengorbankan harta dan nyawa.

“Ditangan pemuda dan generasi penerus inilah letak nasib bangsa ini kedepannya. Jika pemuda baik, maka akan baiklah bangsa ini, namun jika pemudanya bermental buruk, maka akan hancurlah negara ini,” tutu H. Gusmal, saat menjadi ispektur upacara bendera, peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke 90 tingkat Kabupaten Solok, yang diselenggarakan di halaman upacara, kantor Bupati Solok, Senin (29/10). Meski dibawah cuaca dingin, namun semangat peserta untuk mengikuti uapacara tampak tetap berjalan dan bersemangat. Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90 bertemakan ‘Bangun Pemuda, Satukan Indonesia’.

 

Bupati Solok H. Gusmal, yang membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga RI, pada kesempatan itu juga menyampaikan bahwa tema kali ini didasari pada pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang mampu menjalankan amnat UUD 1945 serta Pancasila sebagai ideologi negara. “Saya meminta, perkembangan teknologi diharapkan mampu memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan SDM serta daya saing. Dan kita jangan sampai terlena dan juga sampai ketinggalan informasi yang bermanfaat,” jelas H. Gusmal.

 

Diterangkan Gusmal, para pemuda kita saat ini seharusnya bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia  terdahulu yang sudah melahirkan sumpah pemuda, sehingga kita dapat mengeluarkan pendapat dengan bebas seperti sekarang. Disebutkannya, dengan pelbagai kemudahan yang dimiliki pada hari ini, justru membuat kita lebih sering berselisih paham, mudah sekali menvonis orang, mudah sekali berpecah belah akibat provokasi, saling mengutuk satu dengan yang lain, menebar fitnah dan ujaran kebencian serta meningkatnya suhu politik yang semakin memamas. “Dengan kemudahan teknologi dan sarana transportasi yang dirasakan pada sekarang ini,  seharusnya kita para pemuda lebih mudah untuk berkumpul, bersilaturahmi dan berinteraksi sosial untuk membangun negara,” sebut H. Gusmal.

Selain itu menurut Gusmal, ikrar Sumpah Pemuda ini mengingatkan dan mengajarkan kita bahwa, pada masa dahulu ketika akses pemuda Indonesia terbatas, mereka justru bisa memupuk rasa persaudaraan dan persatuan walaupun dipisahkan jarak antar pulau.

 

 

 

Disebutkan Bupati, dengan semangat Sumpah Pemuda, bangsa ini bisa bangkit dan bersatu. “Ditangan pemuda, terdapat tanggung jawab yang besar, pemuda bukan hanya harapan bagi pemudi, tetapi juga untuk bangsa ini,” jelas Gusmal.

Disebutkan Bupati, Revolusi mental hendaknya dapat dijadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju untuk menciptakan bangsa yang hebat. “Saya berpesan agar pemuda dapat berperan dan bertanggungjawab dalam menyukseskan proses pemilihan umum nanti untuk mewujudkan pemilu yang damai, kredibel dan berkualitas,” tamabha Gusmal.

 

Tampak hadir pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke 90 Tahun 2018 kali  ini antara lain unsur Forkopimda, Kepala SKPD dilingkup Pemerintah Kabupate Solok, ASN, Mahasiswa dan pelajar dari berbagai sekolah yang ada di Kabupaten Solok.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90 ini ditutup dengan pembacaan Ikrar Sumpah Pemuda oleh para pelajar yang berpkaian daerah dari seluruh nusantara dan berlangsung dengan sangat khidmat  (wandy)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda