Gusmal Dikukuhkan Menjadi Ketua LKAAM Kabupaten Solok Priode 2018-2023

0
985

SOLOK, JN- Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, Sabtu (11/8), dikukuhkan menjadi Pati Ambalau atau Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Nagari (LKAAM) Kabupaten Solok priode 2018-2023. Gusmal terpilih menjadi Ketua LKAAM  secara aklamasi pada akhir Desember 2017 lalu, yang menggantikan Ketua LKAAM lama, H. Syafri Dt Siri Marajo, SH, yang naik menjadi Sekretaris LKAAM Sumatera Barat.

Acara pengukuhan pengurus LKAAM Kabupaten Solok priode 2018-2023 ini, berlangsung meriah dengan diawali pemotongan seekor kerbau dan makan acara Bajamba yang diikuti oleh beberapa nagari di Kabupaten Solok. Acara pengukuhan dipusatkan di Ruang Solok Nan Indah, dengan dihadiri oleh Ketua LKAAM Sumatera Barat, Ketua LKAAM Propinsi Sumbar, Drs. H. Hasan Basri, Dt. Majo Indo dan para pengurus LKAAM se Sumatera Barat,  Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Staf AHli Bidang Pembangunan dan SDM, Rosman Efendi, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Aswirman, para Staf Ahli dan Asisten Bupati, Ketua TP PKK Kabupaten Solok, Ny. Desnadevi Gusmal, para Bupati/Wali kota di Lingkup Propinsi Sumbar, Ketua LKAAM Kabupaten/Kota di Lingkup Propinsi Sumbar, para Camat dan wali Nagari di Lingkup Kabupaten Solok,  para Ketua KAN dan BMN di Lingkup Kabupaten Solok, Kapolres Solok, AKBP Ferry Irawan, Danlantamal II Padang, Dandim 0309 Solok, para Bundo Kanduang, Niniak mamak, Alim ulama  dan awak media di Lingkungan Kabupaten Solok serta yang mulia tamu kehormatan dari negara jiran Malaysia, Tuanku Raja Besar Ahmad Husaini Hamzah.

 

Menurut Ketua Pelaksana acara, Edisar Dt Manti Basa, acara pengukuhan LKAAM ini merupakan sebuah kegiatan dan salah satu bagian dari baralek gadang Kabupaten Solok sekaligus memperingati HUT RI ke-73. “Selain itu, acara ini juga adalah upaya pemerintah dalam melestarikan adat dan budaya dengan filososfi ABS-SBKnya,” jelas Edisar Dt Manti Bsa, yang juga Asisten I Pemkab Solok. Ditambahkannya, acara pengukuhan LKAAM ini juga untuk meningkatkan peran dan SDM Niniak Mamak Pemangku adat dalam menghadapi tantangan zaman dan arus globalisasi. Disebutkannya, kegiatan juga diawali dengan arak-arakan jamba oleh bundo kanduang dari tiap kecamatan di Kabupaten Solok dengan jumlah lebih kurang 600 jamba. Acara rak-rakan jamba dimulai dari Taman Hutan Kota Sukarami menuju Guest House dan menjadi daya tarik wisata lokal. Sebelumnya pada malam harinya juga digelar acara kesenian anak nagari seperti saluang, rabab, randai, pantun adat, acara membantai kabau, bazaar kuliner dan juga kerajinan tradisionil Kabupaten Solok. “Sebelum acara pengukuhan, pada tanggal 10 Agustus kemaren, juga sudah dilakukan pemotongan seekor kerbau dan nantinya kita akan melakukan makan berjamba usai pengukuhan secara bersama-sama sebagai rasa syukur,” jelas Edisar Dt Manti Basa.

 

Ketua LKAAM terpilih Kabupaten Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE. MM, dalam sambutannya usai dikukuhkan menyebutkan bahwa kita harus yakin bahwa pengurus baru ini akan mambangkik batang tarandam serta mewujudkan nagari yang benar-benar berpedoman pada ABS-SBK. “Kita akan selalu membantu pemerintah dalam mewujudkan dan membangun masyarakat madani serta menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk membentuk masyarakat yang berakhlakul karimah yang salah satunya adalah dengan program shubuh berjamaah dan maghrib mengaji di Kabupaten Solok.” Jelas Gusmal.

Pihanya juga berharap agar pimpinan LKAAM Propinsi Sumbar agar selalu memberikan bimbingan dan petunjuk untuk mewujudkan nagari dan masyarakat yang sesuai dengan ajaran agama dan adat Minagkabau seperti yang diajarkan para niniek mamak sejak dulunya.

“Saya mengajak niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai dan bundo kanduang untuk menjaga anak kemenakan serta generai muda dari bahaya perilaku menyimpang, baik itu penggunaan narkotika, pergaulan bebas dan LGBT dan lainnya,” terang Gusmal.

 

Sementara Gubernur Sumbar yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan dan SDM, Rosman Efendi, dalam sambutannya juga bertekad untuk terus melestarikan adat dan budaya minangkabau, terutama di Propinsi Sumatera Barat atau Minagkabau. “Melalui LKAAM ini kita perjelas identitas kita sebagai masyarakat Minangkabau yang kental dengan adat dan tetap berpedoman pada agama,” jelasnya. Pemerintah Daerah menurut Rosman Efendi, juga menagajak untuk mengenalkan kembali kepada generasi muda mengenai adat dan budaya agar adanya perhatian lebih dari mereka.

 

Sebelumnya Bendahara LKAAM Kabupaten Solok, Yandra Dt Pono Kayo yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok, menyebutkan bahwa acara pengukuhan LKAAM ini, sekaligus dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan RI yang ke-73. “Pengukuhan pengurus LKAAM priode ini memang sengaja berdekatan dengan hari kemerdekaan RI, agar momentnya lebih tinggi dan kita gelar di Taman Hutan Kota Terpadu dan diisi dengan berbagai penampilan kesenian anak nagari serta melibatkan nagari tuan rumah yang ada di kecamatan Gunung Talang,” jelas Yandra.

Berikut adalah nama-nama pengurus inti yang akan dilantik, Ketua LKAAM, H. Gusmal dt Rajo Lelo, SE, MM, Sekretaris LKAAM, Reflidon Dt Kayo, S.Pd, MM dan Bendahara LKAAM, Yandra Dt Pono Kayo serta pengurus lainnya (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here