Guru TPA dan MDA Se Kabupaten Solok Diberi  Pelatihan

0
76

SOLOK, JN- Para guru TPA dan MDA se Kabupaten Solok, diberi pelatihan guna mewujudkan sumber daya manusia  (SDM) yang  handal dan profesional dalam melaksanakan tugas kependidikan TPA/ MDA di kabupaten Solok. Acara dilangsungkan di Hotel Fave Padang, Jumat (26/10). Acara dihadiri oleh Bupati Solok, H. Gusmal,  Kabag Kesra, Asep Ajidin,  Kabag Hubungan kerjasama, Devi Pribadi dan para  peserta pelatihan guru TPA/ MDA.

 

Menurut Ketua pelaksana acara, Asep Ajidin, S. PDI. MA,  yang juga Kabag Kersa Kabupaten Solok, tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menambah wawasan serta peningkatan SDM para guru TPA dan MDA di Kabupaten Solok serta dalam rangka mewujudkan SDM  yang profesional dalam melaksanakan tugas kependidikan TPA/ MDA di kabupaten Solok. Sementara jJumlah peserta adalah sebanyak 40 orang yang terdiri dari Guru TPA/ MDA di kabupaten Solok. Kegiatan tersebut  dilaksanakan  selama Tiga hari mulai tanggal 25 sampai tanggal 27 Oktober 2008.

 

Sementara Bupati Solok H. Gusmal dalam sambutannya menyebutkan bahwa pelatihan guru TPA/ MDA yang  dilaksanakan ini merupakan sarana untuk meneguhkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT dengan menguatkan ukhuwah Islamiah,  dalam rangka meningkatkan kualitas dan mutu tenaga pengajar, serta mewujudkan SDM yang profesional dalam melaksanakan tugas kependidikan TPA/ MDA di Kabupaten Solok. “Untuk menjadi seorang pengajar atau guru TPA/ MDA yang baik, kita harus bisa memahami sifat santri dan  sebagai seorang pengajar harus bisa melihat apa yang membuat santri bingung dan apa yang membuat dia banyak bermain, maka dari situlah seorang pengajar harus menciptakan suasana kondusif bagi para santri atau siswa,” jelas H. Gusmal.

 

Dijelaskan Bupati bahwa tujuan dari TPA itu harus jelas, ada subjek ( guru), objek ( santri ) muatan atau materi yang baku, sarana dan prasarana yang memadai, dana, struktur organisasi yang jelas dan adanya evaluasi bagi pengajar terhadap santrinya. “Mari kita bersama-sama membentuk karakter anak-anak kita menjadi jati dirinya, jangan segan untuk menegur anak kita berperilaku yang menyimpang seperti LGBT dan NARKOBA yang mulai marak di daerah kita dan termasuk pengaruh narkoba dan lainnya. Saya berharap mari kita sukseskan program pemerintah daerah, yaitu magrib Al Qur’an dan Subuh berjamaah,” pungkas Gusmal (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda