SOLOK,  JN- Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah SP, hari Jum’at (8/10),  meresmikan pendirian SDIT Qur’an Anzalat. yang berada di Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, kabupaten Solok.


Dalam kunjungan tersebut,  Gubernur didampingi oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs Nurfirmanwansyah dan anggota DPRD kabupaten Solok Drs. Nazar Bakri, Camat Lembah Gumanti, pengurus Yayasan, Pemerintah Nagari dan tokoh masyarakat Sungai Nanam. 

Gubernur Mahyeldi  mengunjungi Nagari Sungai Nanam dalam beberapa agenda.
Adapun agenda kunjungan yakni mengunjungi tiga jorong yakni peresmian SDIT Qur’an Anzalat di Jorong Aie Sanam, Shalat Magrib dan kultum di Masjid Nurul Falah Jorong Taratak Pauh dan terakhir Tabligh Akbar di jorong Lipek Pageh selepas shalat Isya.

Dalam kegiatan tersebut pengurus yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam, juga menyampaikan program-program yang telah dilakukan, diantaranya bedah rumah, pemberian kursi roda, Bantuan berobat, sembako dll.semua dari donasi masyarakat, baik dirantau maupun dikampuang halaman.

Sebelumnya, pada Rabu lalu,  Warga Sungai Nanam, yang diperantauan bergabung dalam Ikatan Keluarga Kenagarian Sungai Nanam (IKKSN),   juga sudah bersilaturahmi dengan Gubernur di Istana Gubernuran Sumatera Barat, di Jjalan Sudirman Padang untuk bisa menghadiri peresmian SDIT tersebut. 

Prosesi peresmian SDIT Qur’an Anzalat, ditandai dengan penandatanganan prasasti dan sertifikat SDIT Qur’an Anzalat sebagai bukti pengesahan. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur berharap agar SDIT Qur’an Anzalat bisa menjadi penerang dan memeberikan kontribusi pendidikan yang baik bagi generasi penerus.
Menurut Mahyeldi,  keberadaan SDIT Qur’an Anzalat di Nagari Sungai Nanam, berharap bisa memberikan warna baru bagi pendidikan Islam yang akan melahirkan generasi Qur’ani yang berakhul Karimah.


“Semoga keberadaan SDIT ini,  bisa melahirkan geberasi handal dan berkualitas untuk menegakan agama. Saya juga berharap agar sekolah agama semakin banyak di Sungai Nanam dan di Sumbar ini, ” harap Mahyeldi. 
Disebutkan Mahyeldi,  sekolah swasta seperti yang dikelola Yayasan Peduli Sungai Nanam ini, mesti berusaha memiliki kualitas yang lebih baik dari sekolah negeri. Jika mutu pendidikan lebih rendah dari sekolah negeri, tentu akan kurang peminatnya.
“Bila sekolah yang dikelola memiliki keunggulan, maka sekolah itu pasti akan dicari banyak orang. Kenapa demikian, karena memiliki keunggulan tadi,” terang Mahyeldi.

Ditamvahkan Mahyeldi, para pengurus,  guru dan siswa jangan berkecil hati sekolah di swasta,  tetapi justru pacu diri untuk menimba ilmu pengetahuan. Jangan sia-siakan waktu. Manfaatkan kesempatan untuk belajar, sehingga bisa meraih apa yang dicita-citakan.

Gubernur yang akrab dipanggil buya ini juga tampak berdiskusi dengan tokoh masyarakat Sungai Nanam. 


Sebelumnya, Camat Lembah Gumanti, Zul Bakti yang diwakili juga memberikan apresiasi dan dukungan besar terhadap keberadaan SDIT Qur’an Anzalat. 
“Atas nama pemerintah kecamatan Lembah Gumanti, kami juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada penggagas dan pengelola SDIT Qur’an Anzalat. Tentunya kewajiban kami sebagai pemerintah adalah untuk memfasilitasi semampu kami. Terutama dalam hal hal administrasi. Semoga SDIT Qur’an Anzalat mampu melahirkan hafiz Hafizah Qur’an calon calon penghuni syurga,” tutur Zul Bakti. 

SDIT Qur’an Anzalat saat ini baru memiliki peserta didik sebanyak 16 orang untuk tahun pertama dan dibina oleh enam orang guru termasuk kepala sekolah dan tenaga Tata Usaha.


“Baru 16 orang peserta didik, dan masing masing-masing sudah hapal surat Annaba’ dan seorang peserta didik kami, Salsabila sudah menguasai Surat Annaba sampai Al Infithor” papar Yandra, kepala sekolah SDIT Qur’an Anzalat.

Selepas peresmian, Gubernur melanjutkan kegiatan ke agenda berikutnya dan diakhiri dengan tablikh Akbar di Jorong Lipek Pageh (jn01)

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version