Farid-Zakia Pimpin OSIM MTsN 3 Solok periode 2019-2020

0
43

SOLOK, JN- Farid Mubdi dan Zakia Fadhillah memenangi pemilihan umum Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Solok, Alahan Panjang, Lembah Gumanti, Jumat (30/8). Farid-Zakia, unggul telak dengan perolehan suara 620 dari 901 jumlah suara. Memegang nomor urut 1, Farid-Zakia unggul jauh dari Vannesa Sofia Wulanda-Nora Anjelina yang memegang nomor urut 4, dengan raihan 47 suara. Sementara, pasangan nomor urut 3, Arrazar Halmar Halim – Uud Dia Pramana meraih 42 suara. Terakhir, pasangan nomor urut 2, Aysah Safitri – Raudhatul Aulia meraup 23 suara.

Proses pemilihan Ketua OSIM yang dilaksanakan di lapangan upacara MTsN 3 Solok ini di-setting sesuai dengan aturan layaknya pemilu resmi yang dilaksanakan oleh KPU pada pemilihan kepala daerah umumnya. Hal ini bertujuan agar siswa-siswi memahami sejak dini proses demokrasi yang ada di negara Indonesia di samping pengenalan lebih dalam akan arti dari sebuah kompetisi sehat yang nantinya akan berimbas pada karakter yang dimiliki oleh masing-masing kandidat di masa yang akan datang ketika mereka menjadi pemimpin di lingkungan mereka.

Rangkaian dari kegiatan pemilu ini diawali dengan penyampaian Visi dan Misi masing masing kandidat dan dilanjutkan dengan Debat kandidat yang disaksikan oleh seluruh warga madrasah yang didampingi oleh seluruh majelis guru MTsN 3 Solok. Setelah proses pemilihan selesai kegiatan akan dilanjutkan dengan penyusunan nama nama yang akan dilibatkan dalam kepengurusan periode ini.

Kepala MTsN 3 Solok, Maidison, S.Pd.I, mengapresiasi pelaksanaan Pemilu di MTsN 3 Solok. Menurutnya, pelaksanaannya mirip dengan pesta demokrasi di Indonesia. Selain debat kandidat dan proses Pemilu yang sangat transparan, pelaksanaan berlangsung lancar dan meriah.

“Pemilu OSIM ini sengaja di-setting sesuai dengan aturan layaknya pemilu resmi yang dilaksanakan oleh KPU. Seperti layaknya Pileg dan Pilkada. Hal ini bertujuan agar siswa-siswi memahami sejak dini proses demokrasi yang ada di negara Indonesia. Di samping itu, ini menjadi pengenalan lebih dalam akan arti dari sebuah kompetisi sehat para siswa. Sehingga, nantinya akan berimbas pada karakter yang dimiliki oleh masing-masing kandidat di masa yang akan datang, ketika mereka menjadi pemimpin di lingkungan mereka,” ungkap Maidison, Senin (2/9).

Maidison juga menegaskan, bahwa kedelapan kandidat merupakan siswa-siswi terbaik MTsN 3 Solok. Sehingga, diharapkan seluruh kandidat, baik yang menang ataupun kalah, tetap berperan aktif dalam setiap kegiatan di MTsN 3 Solok. Baik dalam kepengurusan OSIM, maupun dalam kegiatan-kegiatan kesiswaan lainnya.

“Seluruhnya merupakan siswa-siswi terbaik MTsN 3 Solok. Yang punya niat menjadikan madrasah lebih baik ke depannya. Kompetisi merupakan hal yang biasa. Namun, semangat membangun sekolah, jangan pernah luntur dan pudar. Tetaplah berperan aktif dalam setiap kegiatan madrasah,” harapnya. (rijal islamy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda