Dinas P3A Latih Driver PPRG

0
495
SOLOK, JN – Dalam rangka percepatan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Solok adakan Pelatihan Bagi Tim Penggerak/ Driver Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) yang diadakan di Hotel Grand Zuri Padang, beberapa waktu yang lalu.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Walikota Solok Zul Elfian yang didampingi Kepala Dinas P3A Delfianto, berlangsung sampai tanggal 14 April dengan menghadirkan nara sumber Widya Iswara Provinsi Sumatera Barat Herita Deri dari Bappeda Provinsi.  Acara diikuti oleh lebih kurang 48 orang peserta, yang terdiri dari Bappeda 19 orang,  BKD 3  orang, Inspektorat 3 orang dan DPPPA 13 orang, dibuka oleh Walikota Solok.
Kepala Dinas P3A menyampaikan dalam laporannya bahwa PPRG merupakan strategi percepatan pelaksanaan PUG yang berupa instrumen mengatasi adanya perbedaan atau kesenjangan akses, partisipasi, kontrol dan manfaat pembangunan bagi perempuan dan laki-laki dengan tujuan untuk mewujudkan anggaran yang lebih berkeadilan.
Walikota Solok mengatakan bahwa Pemberdayaan Perempuan merupakan salah satu agenda pembangunan yang sangat penting sebagainama diamanatkan dalam UU no 5 tahun 2004 tentang Sistim Perencanaan Pembangunan Nasional dan dirumuskan dalam Inpres no 9 tahun 2000 tentang Pengarustamaan Gender dalam Pembangunan Nasional. Untuk mewujudkan amanat ini, pemerintah melalui DPPPA  melakukan Penyusunan Perencanaan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG) dan membentuk TIM Penggerak atau Driver PPRG.
Kondisi kekinian yang dipandang cukup menghambat pelaksanaan PPRG, diantaranya, belum efektifnya komponen pendukung PUG terutama Focal Point PUG di masing-masing OPD, masih minimnya pemahaman perencana yang tergabung sebagai Focal Point dimasing-masing OPD terhadap PPRG, kurangnya ketersediaan data terpilah gender, masih lemahnya pemantauan dan evaluasi pelaksanaan PUG.
“Berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan PPRG perlu dilakukan usaha bersama yang komprehensif melalui penguatan peran dan fungsi Driver PPRG yang terdiri dari Bappeda, Inspektorat, Badan Keuangan Daerah dan Dinas Pemberdayaan Perempuan serta peningkatan kapasitas Focal Point dalam melakukan PPRG,”jelas Wako.
Kedepannya, Anggota Penggerak atau Driver PPRG harus bekerja dengan maksimal menggerakkan dan mendampingi OPD-OPD dalam penyusunan Anggaran yang Responsif Gender (ARG) di Kota Solok.
Walikota Solok langsung memberikan materi Kebijakan Program dan Strategi PUG untuk kesetaraan gender. Narasumber dari Bappeda Provinsi Sumatera Barat Bapak Yudha Prima, S.STP, M.Si memberikan materi tentang Konsep  Gender, PUG dan PPRG dan Widyaiswara BPSDM Provinsi Ibu DR. Herita Dewi, MM menyajikan materi Identifikasi Isu Gender, Pengenalan Analisis Gender, Integrasi Gender dalam Perencanaan.
Diakhir sambutannya wako meminta kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya dan menindaklanjuti di OPD masing-masing.”Melalui kegiatan ini saya berharap kedepan dihasilkan program dan kegiatan yang perencanaan dan penganggarannya yang responsif gender melalui dokumen Gender Analysis Pathway (GAB) dan Gender Budget Statement,”harap Zul Elfian.(Van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here