Di Batusangkar Ada Jaksa Masuk Pasar

0
54

BATUSANGKAR,  JN- Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar Priyanto sambangi pasar Batusangkar, Kamis (15/11) guna saksikan langsung program Jaksa Masuk Pasar (JMP) yang telah digagas dan dilaksanakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanah Datar dibawah pimpinan M. Fatria.

Priyanto mengatakan, program JMP dan menyediakan ruangan layanan hukum dirasakan sangat membantu masyarakat yang butuh pendampingan hukum sampai konsultasi hukum bagi siapa saja. “Program JMP merupakan satu-satunya di Indonesia, ini perlu di apresiasi dan di dukung pelaksanaannya karena memang dirasakan manfaat nyata, seperti pembayaran kios, pembayaran tilang, sampai pemanfaatan program TP4D,” sampainya.

Selain pelayanan hukum, program JMP juga upaya menyadarkan pengguna pasar atau pemilik kios agar menunaikan kewajibannya seperti membayarkan retribusi. “Keberadaan jaksa di dalam pasar juga mengawasi pedagang agar tidak adanya melakukan alih kewenangan kepemilikan toko kepada pihak lain, dan mengingatkan kewajibannya kepada pemerintah,” ujarnya.

Selain bagi pedagang dan masyarakat umum, tambah Priyanto, keberadaan pos layanan hukum gratis ini hendaknya juga dapat dimanfaatkan oleh Walinagari untuk berkonsultasi dalam penggunaan dana desa. “Kami membuka kepada siapa saja yang mau manfaatkan pos pelayanan ini, juga Walinagari sehingga dalam perencanaan dan pelaksanaan program tepat sasaran dan tidak tersandung persoalan hukum dikemudian hari,” sampai Kajati.

Suksesnya program jaksa masuk pasar, Kajati Sumbar juga berencana menjadikan program ini sebagai program percontohan atau pilot projek bagi Kejaksaan Negeri di seluruh Sumatra Barat.

“Ini jadi pilot project lah. Nanti kejari lain saya perintahkan untuk lakukan program serupa dan berkordinasi dengan pemda setempat. Kita telah seharusnya mendekati masyarakat, bukan masyarakat mendekati kita,” tutup Priyanto.

Di kesempatan sebelumnya, Kejari Tanah Datar M. Fatria menyampaikan, program JMP yang digagasnya telah mampu memberikan kontribusi nyata kepada pemerintah daerah. “Program JMP bisa menyadarkan masyarakat pemilik kios untuk membayar retribusi toko yang beberapa tahun belakangan terjadi tunggakan, yang seharusnya dibayarkan Rp.800 juta sekarang telah dibayarkan Rp.400 juta lebih,” sampainya.

Dalam kesempatan ini, dengan didampingi Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, Priyanto menyempatkan diri berkiling ke dalam pasar Batusangkar untuk melihat pasar serikat yang telah dibenahi oleh pemerintah Kabupaten Tanah Datar sebelumnya. Selain itu, atas prestasi dan inovasi yang dicanangkan M Fatria sebagai Kajari Tanah Datar, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Kejati Sumbar pun memberikan penghargaan dalam rangka pelayanan masyrakat di Luhak Nan Tuo. (Damara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda