Bupati Gusmal Sambut Datangnya Detik-Detik Tahun Baru Islam di Masjid Raya Gantung Ciri

0
82

SOLOK, JN- Bupati Solok, H. Gusmal, menyambut datangnya detik-detik tahun baru Islam 1 Muharam 1440 Hijriah, bertempat di Masjid raya Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, pada Senin (10/9) lalu.

Selain Bupati Solok, tampak hadir pada acara tersebut, Anggota DPRD kabupaten Solok, Dendi, S.Ag, Kakankemenag, Drs. H. Alizar Chan beserta KUA se kabupaten Solok, Kabag Kesra, Asep Ajidin, Sekwan DPRD Kabupaten Solok, Siis, SP, Walinagari Gantung Ciri, Arnold Piliang, para Kepala SKPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Solok dan masyarakat sekitar.

Ketua Yayasan Gantung Ciri, Drs. Syafrisidin dalam laporannya menyebutkan bahwa Yayasan Gantung Ciri sudah dibentuk dari tahun 17 April 1976, semnetara MDA Gantung Ciri sudah didirikan dari tahun 1982 dan di nagari Gantung Ciri sudah memiliki dua MDA yaitu MDA taqwa dan MDA Nurul Huda. “Dibentuknya Yayasan Gantung Ciri ini adalah untuk generasi muda di nagari Gantung Ciri agar dapat merobah pola pikir generasi muda lebih luas untuk memajukan Nagari,” jelas Syafsidin. Sementara kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut tahun baru hijriah di ikuti dari MDA se Kecamatan Kubung. Pihaknya juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Bupati Solok dan rombongan dalam rangka menyambut tahun baru Islam di Gantung Ciri.

Sementara Kakankemenag Kabupaten Solok, Drs. H. Alizar Chan dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam rangka memperingati pergantian tahun Muharam 1440H/ 2018M, kita melaksanakan bermacam kegiatan yang bernuansa Islami dengan berbagai lomba seperti lomba nyanyi religi, pildacil, subuh berjamaah dan takbilik Akbar. “Kita tahu bahwa peristiwa hijrah telah membawa perubahan besar bagi umat Islam. Diharapkan kepada generasi muda melalui kegiatan ini untuk dapat berpartisipasi dan berlomba-lomba dalam melaksanakan kegiatan yang akan dilaksanakan,” jelas H. Alizar.

Sementara Bupati Solok, H. Gusmal dalam arahannya menyampaikan bahwa pada tahun ini kita berharap akan jadi lebih baik dari tahun lalu dan itulah yang dikatakn hijrah. “Untuk itu diharapkan bahwa ilmu pengetahuan penting untuk dipelajari karena rasulullah menyampaikan tuntutlah ilmu dari ayunan sampai ke Liang lahat. Diharapkam kepada kita semua agar selalu ingat kepada allah dengan memperbanyak berzikir dan marilah meriahkan tahun baru Islam dan jangan sampai kalau dengan penyambutan tahun baru biasa,” jelas Gusmal.
Bupati juga melakukan pemukulan bedug di masjid Raya sebagai bertanda masuknya tahun baru Islam 1440 Hijriah  (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda