Bupati Guamal Buka Pelatihan Good Manufacturing Practices di Koto Baru

0
42

SOLOK, JN- Bupati Guamal Buka Pelatihan Good Manufacturing Practices (GMP), bertempat di UPTD Diksar Pendidikan Koto Baru, kemaren.

Selain Bupati Solok, tampak hadir pada acara tersebut antara lain, Kadis Koperindag, Evanasri, SH. MM, Para peserta pelatihan Good Manufacturing Practices/ GMP dan lainnya.

Ketua pelaksana acara, Evanasri, SH. MM, dalam laporannya menyebutkan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman industri menengah, bagi IKM pangan pada kegiatan perluasan serta untuk penerapan SNI untuk mendorong daya saing industri manufaktur di Kabupaten Solok.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari Tanggal 26 sampai 27 Juni 2019.
Sementara Peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 60 orang terdiri dari IKM yang ada di Kabupaten Solok.

“Jumlah IKM kabupaten Solok yang sudah terdaftar sebanyak 12.786 IKM terdiri dari sandang, pangan dan perbengkelan,” terang Eva Nasri.

Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM, dalam arahannya menyebutkan bahwa pihaknya mengucapkan selamat mengikuti pelatihan kepada para peserta pelatihan Good Manufacturing practices/ GMP dan ikutilah dengan baik.

“Semoga acar ini dan seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan semakin memantapkan komitmen kita bersama untuk menjadikan IKM yang memiliki produksi pangan yang baik, aman dan bermutu sesuai dengan tuntutan konsumen,” harap H. Gusmal.

“Yang jelas, pemerintah menggelar pelatihan ini bertujuan selain untuk menambah ilmu pengetahuan juga untuk mengatur dan mengendalikan industri pangan yang bersangkutan untuk melindungi konsumen,” terang Gusmal.

Dijelasjan Gusmak, bahwa dalam praktek keamanan pangan yang baik, diperlukan tindakan pada semua tahap rantai pangan untuk melindungi pangan.

Disebutkaj Bupati, bahwa praktek keamanan pangan aman dari pertanian sampai pangan siap konsumsi, untuk menjamin produk yang di hasilkan agar bermutu baik dan terhindar dari kemungkinan bahaya keamanan pangan sehingga tidak merugikan dan membahayakan kesehatan konsumen, memberikan jaminan kepastian Higenis bagi pelaku usaha yang melakukan kegiatan produksi, meningkatkan daya saing produk yang di olah dan sehat untuk di konsumsi.

“Saya berharap dengan adanya pelatihan ini dapat mendorong para IKM pangan yang ada di kabupaten Solok untuk dapat meningkatkan mutu dalam mengolah pangan. Dan pada kesempatan ini, kita tingkatkan wawasan dan keterampilan dari pada IKM pangan untuk dapat makanan yang bermutu serta lebih maju dan berkembang dimasa yang akan datang,” sebut Gusmal.
Selain itu peserta diharapkan dapat merubah sikap menjadi wirausaha yang handal dan maju (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda