PendidikanSolok Raya

Bupati Epyardi Asda Buka Lomba Pidato Adat dan Saluang Dendang di Dermaga Singkarak

×

Bupati Epyardi Asda Buka Lomba Pidato Adat dan Saluang Dendang di Dermaga Singkarak

Sebarkan artikel ini


SOLOK, JN- Bupati Solok, H. Epyardi Asda, M. Mar, hari Minggu (19/12), membuka lomba Pidato Adat dan Saluang Dendang, bertempat di Pesanggrahan Dermaga Singkarak.


Tampak hadir pada acara pembukaan tersebut yakni Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Solok,  Nasripul Romika, S.Sos, Kadis Kominfo Deni Prihatni, ST, MT, Camat X Koto Singkarak Crismon Darma, unsur Forkopimcam X Koto Singkarak dan lainnya.


Ketua panitia pelaksana, Nasripul Romika, dalam laporannya menyebutkab bahwa kegiatan ini adalah salah satu upaya melestarikan budaya minang kabau yang sudah mulai menipis ditengah masyarakat khususnya generasi muda.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan generasi muda dapat melestarikan budaya ditengah perkembangan teknologi informasi,” sebut Nasripul Romika.
Peserta kegiatan ini adalah utusan dari masing-masing Kecamatan se-Kabupaten Solok yang  berusia 18 s/d 35 tahun, dengan jumlah peserta maksimal 10 orang dalam satu grup. Sedangkan untuk saluang dendang maksimal peserta 6 orang dalam satu grup.Untuk saluang dendang maksimal waktu pertunjukkan 20 menit, dengan lagu wajib ratok Solok, Sirukam bakayu, Cupak Hilia Malam.

Baca Juga :
Pemkab Solok Akan Berhentikan 1700 Tenaga Harian Lepas

Pemenang lomba akan diberikan hadiah untuk juara pertama 3 juta, juara ke dua sebanyak 2 juta dan juara ke tiga sebanyak 1 juta rupiah.
Waktu Pelaksanan selama 2 hari dari tanggal   19 s/d 20, yang bertempat di pesanggrahan Dermaga Singkarak.


Sementara Bupati Solok, H.Epyardi Asda, dalam arahannya pada saat membuka lomba Pidato Adat dan Saluang Dendang ini berharap agar budaya Minang tidak dilupakan oleh generasi penerus, karena ini adalah kekayaan budaya bangsa.


“Acara lomba kesenian budaya ini adalah adalah salah satu cara kita dalam menjaga kelestarian adat di minang kabau khususnya di Kabupaten Solok,” sebut H. Epyardi Asda.
Menurut Bupati, pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan nilai budaya minang kabau bertujuan untuk mendukung pengembangan adat budaya nusantara dalam rangka antisipasi terhadap kemajuan teknologi informasi dan perkembangan peradaban global.

Baca Juga :
Bupati Epyardi Asda Lepas  150 Ekor Indukan Ikan Tawes  ke Danau Singkarak

“Saya ingin adat istiadat, kebudayaan dan kesenian di Kabupaten Solok ini bisa dilestarikan untuk itu saya sangat mendukung acara lomba seni budaya ini. Selain itu saya juga berharap bahwa dengan adanya acara ini akan lahir generasi muda di Kabupaten Solok yang mampu berpidato adat dengan baik,” papar H. Epyardi Asda.

Pemenang dari lomba seni budaya ini nantinya akan kita undang dan kita tampilkan pada saat  acara kunjungan dari Kementerian maupun tamu-tamu dari Pemerintah Pusat.


Kepada peserta Bupati berpesan  agar ikutilah acara ini dengan sebaik baiknya, tunjukkan kemampuan terbaik dan tampillah semaksimal mungkin (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.