Olahraga

Yulius Dede: Wasit Yang Tidak Patuh Kepada Aturan Siap-Siap Untuk Non Job

×

Yulius Dede: Wasit Yang Tidak Patuh Kepada Aturan Siap-Siap Untuk Non Job

Sebarkan artikel ini


PADANG, JN- Ketua Komite Wasit Asprov PSSI Sumbar, Yulius Dede menyebutkan bahwa semua pertandingan atau Liga sepakbola dan futsal yang digulirkan di Nagari, Kecamatan dan Kabupaten, harus dipimpin oleh wasit yang terdaftar di Asosiasi Sepakbola Kabupaten/Kota (Askab/Askot PSSI).

 Selain itu, setiap turnamen atau pertandingan sepakbola, juga harus diketahui dan meminta izin ke Askab/Askot PSSI dan kepolisian. 
“Kalau hal itu tidak dilakukan, silahkan surati pihak Kepolisian dan Asprov agar pertandingan itu dibubarkan karena kita sudah MoU dengan Polri,” papar Yulius Dede, Selasa (22/2) di kantor Sekretariat Asprov PSSI Sumbar.
Disebutkan Yulius Dede, wasit yang memimpin pertandingan juga harus yang terdaftar di Askab/Askot. Prosedurnya, panitia mengirim surat kepada Askab dan Askab meninjuk wasit yang akan diturunkan melalui komite wasit Askab/Askot setempat.

Baca Juga :
Grup A Turnamen BSC 2022: Kecamatan X Koto Singkarak dan Lembah Gumanti Akan Bersaing Rebut Posisi Runner Up 


“Bagi wasit yang tidak mau atau patuh kepada aturan ini, kita akan tindak tegas dan akan kita keluarkan dari Askab/Askot alias dinonjobkan,” papar Yulius Dede,  yang juga Ketua Liga 3 Wilayah Sumbar. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi wasit nakal dan tidak patuh kepada aturan Askab/Askot.
Bahkan, setiap Kabupaten Kota harus sudah mendata wasit dan tidak boleh digabung antara wasit Kabupaten dan kota.
“Untuk memimpin pertandingan tentu boleh di Kabupaten atau di Kota, tetapi harus diketahui Askab atau Askot setempat dan Asprov Sumbar,” papar Wasit Senior PSSI tersebut.
Pihaknya meminta agar Askab atau Askot membuat Daftar Data Base terbaru dari Wasit Asosiasi Kabupaten/Kota PSSI dan nantinya akan diberi arahan oleh komite wasit Asprov PSSI Sumbar.
“Kita minta seluruh wasit yang ada di Kabupaten/Kota yang berlisensi nasional maupun FiFA untuk mengisi formnya kembali ” ujar Yulius Dede.

Baca Juga :
Tim Futsal Sinergy Dari Lembah Gunanti Juara Liga Futsal Kubang Nan Duo Cup 

Nantinya Asprov akan serahkan form isian dengan kelengkapan syarat-syarat yang diminta pusat. Pas foto 4 X 6, foto copy ijazah terakhir, foto copy sertifikat FIFA, C-I, C-II, dan C-III. 
“Dan bagi yang bagi yang tidak hadir tidak di masukan ke database Kabupaten/Kota atau dianggap mengundurkan diri,” Yulius Dede.
Menurut Dede, itu dilakukan karena tujuan PSSI Pusat dan Asprov untuk membutuhkan data base dalam rangka program akselerasi peningkatan kualitas wasit dan asisten wasit menghadapi seluruh kompetisi PSSI.

Pada kesempatan itu, Dede turut mengungkapkan mereka dari komite wasit Asprov PSSI Sumbar nantinya juga akan langsung memberikan pemahaman mengenai aturan-aturan baru pertandingan kepada seluruh wasit asal Sumbar ini (jn01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *