Tim Nagari Talang Minta Wasit Yang Memimpin Partai Final LDN Profesional

0
122

KUBANG, JN- Kesebelasan Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, yang melaju ke babak final Liga Desa Nusantara ((LDN) tingkat Sumatera Barat, berharap agar wasit yang turun sebagai pengadil di lapangan berlaku adil dan profesional.

“Kami jelas sangat berharap agar wasit yang memimpin pertandingan babak final Liga Desa Nusantara pada hari Minggu 15 September nanti, bersikap adil dan profesional, ” jelas pelatih Tim Nagari Talang, Muhammad Fauzi, Sabtu (14/9). Pihaknya menilai, meski timnya menang, namun beberapa keganjilan terjadi dimulai sejak babak penyisihan di Grup A, yang dihuni tim Kubang, Nagari IV Koto Hilie wakil Kabupaten Pesisir Selatan dan Talang. Menurut Fauzi, baik pada pertandingan pertama saat melawan tuan rumah Kubang maupun saat melawan PS IV Koto Hilie, Pesisir Selatan, timnya banyak dirugikan wasit. Meski pada pertandingan tersebut timnya meraih kemenangan, namun pengadil di lapangan tampak berusaha untuk melakukan kecurangan dengan merugikan timnya.
“Kami harus bermain 10 orang sejak babak pertama, karena salah seorang pemain kami harus keluar lapangan kerena pemain terkena kartu merah, sebab sebelumnya sudah terkena akumulasi kartu kuning dalam waktu lima menit . Padahal menurut kami pelanggarannya biasa saja. Kami merasa dikerjain, “sebut Fauzi.
Yang lebih parah lagi, usai pertandingan dimana setelah wasit meniup peluit panjang, disaat pemain meluapkan ekspresi kegembiraan merayakan kemenangan, masih ada pemain yang terkena kartu kuning saat pemain melakukan selebrasi, ” terang Fauzi, yang diamini Manager Tim, Jibril bin Khadafi. Selain itu, saat lemparan kedalam, timnya sering disalahkan. Sementara tim lawan meski salah, terapi tampak dibiarkan.

Untuk itu, pihaknya sangat berharap wasit yang memimpin partai final, bersikap adil. “Kalau tim kami kalah secara normal, kami pasti akan terima. Tetapi kalau dengan kecurangan , jelas ini tidak adil dan kapan sepakbola kita akan maju,” sebut Fauzi.
Pihaknya juga menyebutkan bahwa kualitas wasit Sumbar sudah bagus, tapi karena ulah beberapa oknum bisa korps wasit ternoda.

Wakil Ketua Komite Wasit Asprov PSSI Sumbar, Yulius Dede atau yang akrab dipanggil Om Dede, saat dihubungi media ini, berjanji akan nenurunkan wasit partai final yang bisa bersikap adil dan tidak berat sebelah. “Kalau ada indikasi wasit berbuat curang, maka mereka akan kita panggil dan kalau perlu akan kita istirahatkan, ” jelas Yulius Dede.
Rencananya Yulius Dede juga akan hadir menyaksikan babak final LDN sumbar besok.

Babak Final Liga Desa Nusantara (LDN) 2019 Provinsi Sumbar yang digelar di lapangan sepakbola Nagari Kubang, Kabupaten Limapuluh Kota, rencananya juga akan dihadiri Gubernur dan Kapolda Sumbar ataupun yang mewakili serta Direktur LDN nasional, Bung Kusnaini, Bupati Limapuluh Kota dan Ketua Askab PSSI Solok yang juga Wakil Bupati bumi penghasil bareh tanamo, H. Yulfadri Nurdin dan Ketua DPRD kabupaten Solok, Jon Firman Pandu.
Babak final nanti, akan mencari wakil Sumbar untuk diutus ke Sidoharjo, pada LDN tingkat nasional tanggal 23 hingga 27 September mendatang.
Babak penyisihan diikuti 6 grub dari utusan juara Kabupaten di Sumbar dan dimulai sejak Rabu tanggal 11 September dan babak final digelar Minggu sore, 15 September 2019 di Lapangan Kubang.
Nagari Talang melangkah ke final, setelah menjuarai grup A dengan 6 poin dengan hasil 2 kali menang dengan mengalahkan tuan rumah Kubang 2-0 dan IV Koto Hilie 3-1.

Sementara lawannya Nagari Ketaping, Padang Pariaman, maju ke final setelah mengalahkan Taram 4-2 dan menundukan Padang Ganting 4-2

Sebelum partai final, pada tempat yang sama juga akan dilakukan perebutan tempat ke tiga dan keempat, yang akan berhadapan Nagari IV Koto Hilie Kabupaten Pesisir Selatan vs Nagari Padang Ganting dari Kabupaten Tanah Datar. Pertandingan dimulai pukul
13.30 WIB dan babak final pada pukul 15.30 WIB.

Menurut Koordinator Wilayah LDN 2019 Provinsi Sumbar, Renol Fadhli atau akrab dipanggil pak Lek, pemenang LDN tingkat Sumbar otomatis mewkili daerah ini ke LDN nasional dan akan bergabung dengan juara-juara Provinsi lainnya di Babak Nasional yang digelar di Sidoarjo, Jawa Timur.

“Semua biaya pemain dan pelatih utusan provinsi, sudah ditanggung panitia LDN nasional,” sebut Ronald Fadli.

Berikut hasil klasemen Akhir di Grup A dimana Nagari Talang meraih nilai 6 poin hasil dari 2 kali menang. Posisi kedua IV Koto Hilie dari dua kali main satu kali kalah dan satu kali menang. Sementara Kubang berasa di posisi buncit karena tidak meraih poin.

Sementara Grup B keluar sebagai juara grup adalah Nagari Ketaping setelah meeaih nilai 6 hasil dari dua kali kemenangan yakni masing-masing menang 4-2 atas Nagari Taram dan 4-2 atas Padang Gantiang. Posisi 2 diraih Nagari
Padang Ganting dengan meraih 3 poin hasil dari satu kali menang dan satu kali kalah.

Reporter : Ujang Jarbat

Editor. : Wandy

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda