Tim Bukit Sundi Siap Menatap Turnamen Minangkabau Cup 3

0
111

SOLOK, JN- Tim Kesebelasan Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, menyatakan sudah siap menyongsong Turnamen Minangkabau Cup 3 tahun 2019 yang mungkin akan digelar akhir tahun 2019 ini.

“Kami sudah melupakan semua peristiwa buruk dan baik yang terjadi pada fase penyisihan grup Sumbar di Babak 16 besar lalu. Sekarang kami lebih fokus dan bersiap untuk menyongsong Turnamen Minangkabau Cup mendatang, ” ujar pelatih Tim Kecamatan Bukit Sundi, Dori, Kamis (28/2).

Untuk itu, Dori sudah memberi arahan dan semangat kepada seluruh pemain tim Bukit Sundi, bahwa dalam sepakbola memang harus ada yang kalah dan yang menang, namun sportivitas tetap harus di nomor satukan.

“Anak-anak sudah melupakan kegagalan untuk masuk ke babak 8 besar Sumbar Turnamen Minangkabau Cup 2. Dan sekarang kami harus menyongsong masa depan tim agar tetap kompak. Kami tunggu saja MKC selanjutnya, ” tambah Dori.

Dia juga berpesan kepada panitia lokal sebagai tuan rumah dan panitia Pusat MKC untuk masa mendatang, agar mengevaluasi segala kelebihan dan kekurangan yang terjadi di beberapa daerah.
“Yang bagus dipertahankan dan yang buruk harus segera diperbaiki. Ini demi mendapatkan pemain berkualitas, ” sambung Deri.

Sebelumnya, Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, juga sudah memberi motivasi sekaligus ucapan terimakasih kepada tim sepakbola Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, yang berhasil masuk ke babak 16 besar Turnamen Minangkabau Cup 2 tahun 2019.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, saya mengucapkan terimakasih kepada tim manager, pelatih dan pemain dari Kecamatan Bukit Sundi yang sudah berhasil mengharumkan nama Kabupaten Solok di tingkat Sumbar, khususnya pada cabang olahraga Sepakbola, ” jelas H. Yulfadri Nurdin. di Arosuka, Senin lalu.

Wakil Bupati Solok yang juga Ketua Asosiasi Sepakbola Kabupaten (Askab) Solok, juga memuji penampilan tim Bukit Sundi yang sukses masuk ke babak 16 besar Sumbar turnamen MKC 2 tahun 2019, meski pada fase penyisihan grup di Padang Panjang ada beberapa kejadian atau keputusan panitia dan pelaksana pertandingam dan wasit yang harus di evaluasi.

“Saya berharap, agar turnamen Minangkabau Cup ini terus berlanjut untuk masa yang akan datang dan semua kelebihan dan kekurangan tentu harus dievaluasi. Yang baik dipertahankan dan yang kurang baik, mari kita evaluasi, ” tutur H. Yulfadri Nurdin, yang mengaku sudah gila bola sejak usia remaja.

Sementara Ketua Komite Wasit Asprov Sumbar, Yulius Dede, juga mengaku kagum dengan Tim Kecamatan Bukit Sundi sebagai Wakil Kabupaten Solok yang bisa lolos ke babak 16 besar Turnamen Minangkabau Cup 2.

“Saya kagum dengan Tim Kecamatan Bukit Sundi dan Askab Solok. Meski baru terbentuk kepengurusannya, namun sudah bisa berbicara banyak untuk sepakbola tingkat Sumbar. Semoga tahun depan tim-tim Bukit Sundi dan tim-tim dari Kabupaten Solok akan lebih baik lagi dari yang sekarang, ” jelas Yulius Dede, yang diamini Sekum Minangkabau Cup 2, N. Nofi Sastra (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda