Tim Bukit Sundi Menjadi Kuda Hitam di Turnamen Minangkabau Cup Sumbar 2

0
747

SOLOK,  JN- Kesebelasan Kecamatan Bukit Sundi,  menjadi satu-satunya Kesebelasan Kecamatan asal Kabupaten Solok yang berhasil lolos ke babak 16 besar Turnamen Minangkabau Cup 2 Sumatera Barat tahun 2019.


Tim Bukit Sundi memastikan lolos ke babak 16 besar Sumbar,  setelah menjadi Runner Up dari Grup B Sumbar,  yang digelar di Lapangan Sepakbola Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman, yang berlangsung dari awal Februari dan berakhir Rabu 12 Februari 2019 kemaren. 
Bukit Sundi yang tergabung pada Grup B bersama tuan rumah  Kampung Dalam,  wakil Kabupaten Padang Pariaman,  Kamang Baru wakil Kabupaten Sijunjung,  Bayang asal Kabupaten Pesisir Selatan dan  Sipora Utara Wakil Kabupaten Mentawai. 
Pada grub B tersebut,  Bukit Sundi berhasil menjadi Runner Up dibawah tuan rumah Kampung Dalam dengan meraih poin 9, hasil dari 4 kali main dengan tiga kali kemenangan dan satu kali kalah. Sementara tuan rumah Kampung Dalam juga lolos menjadi juara grup,  setelah meraih nilai 9, dengan tiga kali kemenangan dan satu kali kalah. Namun Kampung Dalam unggul head to head dari Bukit Sundi. 


Tim Bukit Sundi lolos dari grub B,  setelah menang tipis 1-0 atas Kamang Baru,  melibas Sipora Utara 5-0 dan menang tipis 1-0 atas juara bertahan Bayang. Sedangkan satu-satunya kekalahan Bukit Sundi adalah dari tuan rumah dengan skor 0-2.


Kesebelasan Kecamatan Bukit Sundi lolos ke Zona Sumbar, setelah tampil menjadi Juara III Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan Se – Sumbar,  Minangkabau Cup 2 Tahun 2019 Zona Kabupaten Solok. Bukit Sundi lolos menjadi juara 3 Zona Kabupaten Solok,  bersama Junjung Sirih dan Kubung. 

Bukit Sundi juga lolos ke zona Sumbar sama sekali tidak diunggulkan. Bahkan dibawah persiapan dan dana yang minim serta hanya bermodalkan semangat dan dukungan penuh dari Askab PSSI Solok,  akhirnya Bukit Sundi menjadi kuda hitam dari bumi bareh Solok.
“Alhamdulillah, dengan semangat yang tinggi dan dukungan dari Askab serta masyarakat Solok,  akhirnya kita lolos ke babak 16 besar Sumbar, ” tutur Manager tim Bukit Sundi,  Rio Eko Putra yang juga diamini Asisten Manager,  Pak Dul. 
Sementara pada babak 16 besar Sumbar nanti,  Bukit Sundi akan berusaha lolos ke babak Delapan besar. Untuk itu,  Bukit Sundi juga akan berusaha untuk meminta kepada Panitia Pusat Turnamen Minangkabau Cup Sumbar untuk menjadi tuan rumah.


  Sebagaimana diketahui,  Bukit Sundi juga lolos dari lobang jarum zona Kabupaten Solok,  setekah dalam laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di GOR Batu Batupang menang tipis 1-0 atas Kecamatan Hiliran Gumanti. Partai hidup mati tersebut berjalan seru dan dipimpin oleh wasit Baik Wijaya dengan Pengawas Pertandingan Vixky Yesfi Fernando, serta ditonton langsung oleh Ketua Askab PSSI Kabupaten SolokH. Yulfadri Nurdin dan Wakil Ketua Askab Wandy. 

  Waktu itu,  gol semata wayang kemenangan Bukit Sundi, kegawang Hiliran Gumanti yang dijaga kiper Sabri itu, dicetak oleh striker yang bernomor 17, Yozel Wigia Marza, yang sekaligus adalah  kapten tim Bukit Sundi pada menit 20 babak pertama.
   Dengan hasil itu, anak-anak Bukit Sundi dinyatakan lolos ke Sumba Tim Bukit Sundi yang memakai jersey kebesaran Putih Hijau yang ditangani Pelatih Dori dan didukung penuh Wali Nagari Muara Panas, Ferri Efendi tersebut, berhak mendapat jatah satu dari tiga tim Kecamatan yang akan mewakili Kabupaten Solok bertanding ke tingkat Provinsi Sumatera Barat.Bahkan lolosnya Bukit Sundi ke Sumbar,  sebelumnya dianggap hanya untuk memenuhi kuota Solok dan tidak terlalu diperhitungkan. Malah tim Kecamatan Kubung dan Junjung Sirihlah yang digadang-gadangkan akan melaju mulus ke babak 8 besar Sumbar. 


“Meski tim kami tidak diunggulkan,  tetapi kami dengan semangat kuat bahkan tanpa dukungan dari Pemda,  kami bisa melaju mulus ke babak 16 besar, ” tutur Kapten tim Bukit Sundi,  Yozel Wigia Marza. Pihaknya juga meminta kepada seluruh masyarakat Solok untuk bisa lolos ke babak 8 besar bahkan kalau bisa meraih juara. 
Menariknya Bukit Sundi setiap kali tampil,  selalu mendapat dukungan penuh dari walinagari Muara Panas,  Irwan Efendi. Walinagari tersebut dengan semangat berapi-api,  selalu memberi dukungan dari luar lapangan kepada tim Bukit Sundi.    Kabupaten Solok yang memiliki 14 Tim Kecamatan,  mendapat jatah kuota Tiga Tim untuk bertanding pada Minangkabau Cup 2 Tahun 2019  tingkat Provinsi Sumatera Barat nantinya.    Kemenangan anak-anak Kecamatan Bukit Sundi atas Hiliran Gumamti itu,   disambut sorak sorai ratusan suporter Bukit Sundi Mania yang berdatangan dari Nagari Muaro Panas sekitarnya itu, juga mendapat ucapan selamat dari Ketua Askab PSSI Kabupaten Solok yang juga Wakil Bupati Solok H Yulfadri Nurdin dan Wakil Ketua Askab Wandy. 


Yang menarik,  sebelum pertandingan digelar,  Ketua Askab Solok,  Yulfadri Nurdin,  SH, mengajak kedua kedua Manager Tim dan pelatih untuk bermain fair play serta menjunjung tinggi sportifitas. “Juara bukanlah tujuan,  namun sportivitas harus dijaga. Tujuan utamanya adalah nencari bibit pemain dan meningkatkan tali silaturrahmi, ” terang H. Yulfadri Nurdin, SH, yang disambut tepuk tangan kedua tim waktu itu (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda