Semen Padang Tahan Imbang Tuan Rumah PSS Sleman 1-1

0
111

JOKYAKARTA, JN- Bertindak sebagai tuan rumah, PSS Sleman mengambil alih inisiatif serangan untuk bisa mencetak gol cepat di awal babak pertama.

PSS Sleman mendapatkan peluang pertama melalui sepakan bebas jarak jauh Brian Ferreira yang masih bisa dimentahkan oleh Teja Pakualam di bawah gawang Semen Padang.

Sedangkan Semen Padang mencoba terus membangun serangan namun masih belum membuahkan hasil.

Semen Padang mengandalkan bola-bola panjang menuju Karl Max yang bertindak sebagai target man di depan gawang PSS Sleman.

Sedangkan PSS Sleman bermain lebih tenang dan tidak terburu-buru dalam membangun serangan ke depan gawang Semen Padang.

PSS Sleman sangat dominan di lini tengah dengan brian Ferreira menjadi motor serangan bagi Elang Jawa dibantu dengan Nerius Alom yang bertugas menjaga kedalaman pertahanan.

Semen Padang mulai mendapatkan momentum untuk bisa membongkar barisan pertahanan tuan rumah memasuki 15 menit pertandingan berjalan.

Serangan Semen Padang sayangnya mengandalkan bola-bola direct yang mudah dipatahkan oleh para pemain PSS Sleman.

Sedangkan PSS Sleman tidak mengubah permainan mereka meskipun Semen Padang sudah mulai bisa menembus barisan pertahanan tim tuan rumah.

Memasuki pertengahan babak pertama skor masih sama kuat 0-0.

Pertandingan lebih menarik memasuki 25 menit babak pertama berjalan, Semen Padang mulai berani menyerang pertahanan PSS Sleman dan menciptakan beberapa keadaan membahayakan di depan gawang Ega Rizky.

Namun penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat Semen Padang masih belum bisa membuat Ega Rizky sibuk di bawah mistar.

Karl Max nyaris membuat Ega Rizky memungut bola dari gawangnya melalui skema umpan tarik yang mengarah kepada Rosad sayang sepakannya masih tepat di depan Ega Rizky yang masih sigap di bawah gawang.

Rosad akhirnya sukses memecah kebuntuan, bermula dari skema serangan balik, sepakan jarak jauh Rosad yang mengarah ke pojok atas gawang di menit 31 gagal diantisipasi oleh Ega Rizky.

Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan tim tamu.

PSS Sleman nyaris membalas melalui sepakan jarak dekat Haris Tuharea yang masih menyamping tipis dari gawang Teja Paku Alam.

PSS terus menekan pertahanan Semen Padang untuk mencari gol penyama kedudukan menjelang akhir babak pertama.

Di bench, Pelatih Seto Nurdiantoro terus berpikir keras untuk bisa mengubah ketertinggalan mereka.

Di babak kedua, PSS Sleman yang tertinggal nyaris menyamakan kedudukan andai sepakan jarak dekat Yevhen tidak dimentahkan Teja Paku Alam.

Yven dua kali menjadi arsitek dari serangan berbahaya yang membuat Teja Paku Alam bekerja keras di bawah mistar gawang.

Pertandingan memanas di pertengahan babak kedua, baik PSS dan Semen Padang saling menekan pertahanan masing-masing lawan.

Teja Paku Alam menjadi pemain yang paling sibuk di babak kedua dengan berulang kali melakukan penyelamatan gemilang.

PSS Sleman mendapatkan hadiah penalti usai Kushedya Yudo dianggap wasit dijatuhkan oleh Rifqi di kotak terlarang.

Brian Ferrerira yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi 1-1 di menit 71.

Sukses menyamakan kedudukan, PSS Sleman semakin bernafsu untuk bisa mencetak gol sekaligus mengubah kedudukan jelang akhir pertandingan.

Memasuki 5 menit jelang bubaran, tempo permaianan menurun karena para pemain dari kedua kesebelasan kehabisan tenaga.

Skor 1-1 menjadi hasil akhir pertandingan.
Susunan pemain :

PSS Sleman :

Ega Rizky; Alfonso de la Cruz, Jajang Sukmara, Bagus Nirwanto, Purwaka; Brian Ferreira, Dave Mustaine, Haris, Nerius Alom; Kushedya, Yevhen

Semen Padang :

Teja Pakualam; Agung, Boas Atuturi, Dedy Gusmawan, Rifqy; Pulatov, Dedi Hartono, Yoku, Rosad, Karl Marx, Irsyad

(sumber: Tribunnews.com/Gigih)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda