Pacu Kuda Ampang Kualo, Basilanja Alam Bareh Solok Tahun 2017

0
2114

SOLOK, JN –Kota Solok Baralek Gadang dengan melaksanakan rangkaian kegiatan yang bernuansa adat dan budaya, dimulai dari Launching Subuh Berjamaah, Tulak Bala, Pertunjukan Silek Baluluak, Parade Kuda Bendi, Pertunjukan Silek Tuo dan diakhiri dengan Pacu Kuda Terbuka dan Tradisional Putaran VII Tahun 2017, dengan tema “Basilanja Alam Bareh Solok” yang digelar 13-14 Mei 2017 di Galanggang Pacuan Kudo Ampang Kualo Kota Solok.

Walikota Solok Zul Elfian mengatakan Rangkaian acara Anak Nagari ini, demi membangkitkan kembali nuansa Kota Solok yang beradat, berbudaya dan madani. Terlebih Kota Solok yang kini memiliki julukan sebagai “Solok Kota Beras Serambi Madinah”.

“Selain untuk memeriahkan, rangkaian kegiatan yang bernuansa adat dan budaya ini juga sekaligus menginformasikan kepada masyarakat luas baik yang di dalam dan luar Kota Solok, bahwa Kota Bareh Solok adalah Kota yang beradat, berbudaya dan madani,”kata Zul Elfian.

Pada hari Rabu (10/5) diadakan kegiatan Launching Gerakan Subuh Berjamaah dan Tausiyah yang dihadiri Ustad Derry Sulaiman, di Masjid Agung Al-Muhsinin pada pukul 04:30 WIB, yang dihadiri Walikota Solok Zul Elfian dan jajarannya, beserta masyarakat Kota Solok.

Dilanjutkan pada pukul 8.00 WIB, acara Tulak Bala dan Pertunjukan Silek Baluluak, bersama Walikota Solok Zul Elfian dan Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, di Mushala Al Muttazam, Kapalo Banda, Sembat Pincuran Gadang, Kelurahan Tanah Garam. Kemudian pada pukul 16.00 WIB cheking terakhir persiapan Pacu Kuda, Ampang Kualo.

Pada hari Kamis (11/5) seluruh Panitia Pacu Kuda serta para pemilik kuda dijamu dirumah Dinas Walikota Solok di Laing. Kemudian pada hari Jumat (12/5) pada pukul 14.00 WIB, diadakan Parade Bendi bersama Forkompinda Kota Solok, lokasi kumpul di Taman Syekh Kukut, juga sebagai rangkaian sosialisasi pacu kuda.

Pada hari Sabtu (13/5) pembukaan pacu kuda dihadiri ribuan pengunjung masyarakat dari luar dan dalam Kota Solok menyaksikan pertunjukan Silek Tuo di Lapangan Pacu Kuda. Basilanja Alam Bareh Solok ini didukung Pemerintah Kota Solok, Forkompinda, DPRD Kota Solok, Pordasi.

Perhelatan Olahraga Pacu Kuda, yang membawa nuansa adat dan budaya ini, berbeda dari pergelaran pacu kuda yang sebelumnya di Kota Solok. Ribuan masyarakat yang penasaran tumpah ruah, pada pembukaan pacu kuda di Gelanggang Pacuan Kuda, masyarakat disuguhkan Silek Tuo yang merupakan seni bela diri Minangkabau.

Pacu Kuda merupakan tradisi masyarakat Minangkabau sejak zaman dahulu, pada tahun 1960 pacu kuda tradisional ini dibawa kearah olahraga. Demi membangkit “Batang Tarandam” perhelatan olahraga pacu kuda dihiasi nuansa adat dan budaya, mengikutsertakan berbagai elemen masyarakat, mulai dari para olahragawan, Pemko Solok, DPRD, Forkompinda hingga para pemangku adat, niniak mamak, bundo kanduang dan cerdik pandai.

“Pacu Kuda tradisional telah ada sejak zaman dahulu, dan merupakan alek anak nagari, sejak Indonesia merdeka, barulah dijadikan kearah olahraga. Kini Pacu Kuda yang merupakan ajang olahraga juga dihiasi dengan nuansa adat dan budaya seperti tulak bala, silek baluluak, silek tuo dan berbagai macam rangkaian adat lainya,” kata Yutris Can Ketua DPRD Kota Solok yang juga Ketua Pelaksana Panitia Pacu Kuda.

Perhelatan Pacu Kuda yang berbeda dari sebelumnya ini merupaka tekad Walikota Solok Zul Elfian, Wakil Walikota Solok Reinier, dan Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, yang ingin mengembalikan Pacu Kuda sebagai ajang olahraga serta alek anak nagari. Keinginan para pengambil kebijakan ini juga merupakan keinginan untuk “Membangkik Batang Tarandam”, menunjukan kepada masyarakat bahwa inilah Pacu Kuda Minangkabau.

“Sebagai sarana hiburan untuk masyarakat, kemudian olahraga serta mengembalikan tradisi Minangkabau. Basilanja Alam Bareh Solok merupakan rangkaian kegiatan yang telah dan dapat mengakomodir keinginan semua pihak dan seluruh masyarakat Kota Solok.”kata Wakil Walikota Solok Reinier.

Selain itu Pacu Kuda Kota Solok juga event dalam peningkatan kunjungan wisatawan lokal dan nasional, terlebih pacu kuda selama ini merupakan andalan Kota Solok demi mempromosian potensi wisata Kota Solok yang masih terus dibenahi.”Banyak manfaat yang didapat dengan event ini, memancing para wisatawan kota solok sekaligus mempromosikan keunggulan kota solok,” kata Walikota Solok Zul Elfian.

Pembukaan Pacu Kuda “Basilanja Alam Bareh Solok” diresmikan oleh Walikota Solok Zul Elfian pada hari Sabtu (13/5). Kemudian pada hari Minggu (14/5) pacu kuda ditutup oleh Wakil Walikota Solok Reinier. Rangkaian kegiatan itu juga dihadiri  Kapolres Solok Kota, AKBP. Susmelawati Rosya,  Dandim 0309/Solok, Letkol Inf. Irwan Harjatmono, Ketua LKAM Kota Solok, H. Rusli, Ketua Bundo Kanduang, anggota DPRD Kota Solok, Kepala OPD di lingkungan Pemko Solok, tokoh masyarakat, tamu undangan Walikota Bukittingi dan tamu undangan lainnya.

Walikota berharap dengan membangun kembali budaya Minangkabau, dapat menjadi event yang masih digemari masyarakat. Mendatangkan manfaat berupa kunjungan wisatawan yang berdampak pada peluang ekonomi daerah.”Kegiatan pacu kuda yang bersifat alek nagari ini sepenuhnya dibiaya dari dana APBD Kota Solok, demi mendukung kegiatan olahraga, budaya adat dan memberikan kontribusi positif kepada sektor pariwisata. Kemudian apresiasi kepada Panitia Pelaksana yang telak sukses melaksanakan event ini,”kata Zul Elfian.

Wakil Walikota Solok Reinier mengatakan event Basilanja memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, memberikan hiburan kepada masyarakat dan para pecinta pacu kuda. ”Even pacu kuda yang terbuka dan tradisional ini, berjalan sukses dan berdampak sangat baik kepada masyarakat oleh sebab itu kedepanya akan direncakanan event pacu kuda diadakan dua kali dalam setahun,”kata Reinier.

Pacu Kuda yang dilakukan selama dua hari itu diikuti 68 ekor kuda yang berasal dari sejumlah daerah didalam dan luar Sumatera Barat. Pada hari pertama ditampilkan 11 race, dihari Kedua 14 race, para juara disetiap race mendapat hadiah berupa uang tunai dan piala.(Van)

Daftar Nama Kuda

-Kota Solok

Ratu Kandih

Balerong 99

Putra Parlemen

Assakaf Star

Putra PKPU Kota Solok

Mahkota Kandih

Tri Brata

Puti Indi

Solok City

Bacan Hitam

Selayang Pandang

Putri Legislator

Putri Senator

-Payakumbuh/50 Kota

Asoka

Delima Queen

Permata Resty

Haizum Talang

Selayang Pandang

Black Kafiar

Avanger

Selebritis

-Bukittinggi/Agam

Perwira

Super One

Kamang Chrome

Putra Raya

Namira

Diego Sircuit

Putri Binari

Bukittinggi Bold

Black Agogo

Kuin Malikka

Puji Yama

Ameera

Sempati Star

Lexus

Puti Koto

Rubby Junior

Samburani

Airin

-Pariaman/Padang Pariaman

Ladies Quay

-Batu Sangkar

Meriam Budaya

Carmeleon

Arjuna Muda

Gucci Qoven

-Padang Panjang

Princess Kubang

Sri Lestari RM

Azzulova

-Sawahlunto

Humaira

-Riau

Yara Flash

Neymar Yunior

Vinnales

(Reporter Govan
 
penyunting: SofriwandyNR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here