KONI Kabupaten Solok Gelar Rapat Evaluasi Dalam Rangka Persiapan Porprov

0
78

SOLOK, JN– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Solok, hari Rabu (3/10), menggelar acara rapat dengan seluruh Cabang Olahraga (Cabor) dalam rangka persiapan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Padang Pariaman November 2018 mendatang.

Rapat dipimpin oleh Ketua KONI Kabupaten Solok, Rudi Horizon, bertempat di kantor Sekretariat KONI Kabupaten Solok di Koto Baru dengan didampingi oleh Sekretaris KONI Kabupaten Solok, Madra Indriawan, Kepala Sekretariat KONI Kabupaten Solok, Zulmasdia dan pengurus KONI lainnya.

Ketua KONI Kabupaten Solok, Rudi Horizon menyebutkan bahwa rapat digelar dalam rangka untuk mengevaluasi cabang olahraga (cabor) yang akan dikirim ke Porprov dan saat ini sudah memasuki para atlet sudah memasuki Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) yang dimulai sejak 9 September lalu. “Tentunya dengan dana yang terbatas, kita akan berusaha mencapai hasil yang masksimal, meski tahun ini banyak cabor yang tidak kita ikuti,” jelas Rudi Horizon, dihadapan para pengurus Cabor yang ada di KONI Kabupaten Solok.

Disebutkan Rudi Horizon, jika pada Porprov sebelumnya  Kabupaten Solok  meraih 43 medali emas dan berada pada posisi 7 di sumbar, namun saat ini malah Kabupaten Solok menargetkan poisisi 3 besar dan minimal meraih 60 emas.

“Target emas sebanyak itu kita ditetapkan karena KONI Kabupaten Solok sudah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh cabang olahraga yang ada di bawah naungan KONI,” jelasnya. Saat ini dana untuk KONI hanya ada sekitar Rp2,4 miliar atau masih kurang sehingga terpaksa memangkas kuota atlet, pelatih dan official.

Namun kalau KONI diberi anggaran minimal sekitar Rp 6 miliar, maka Rudi menargetkan masuk posisi 3 besar di sumbar. Dana Rp 2,4 Milyar, tentunya harus bisa digunakan untuk biaya operasional, latihan, dan kebutuhan atlet juga operasional kantor, gaji sekretariat hingga pembinaan atlet.

“Jadi bagi cabor yang sekira tidak potensial, maka kita sepakat tahun ini tidak mengirim atletnya ke Porprov,” jelas Rudi Horizon, yang diamini Kepala Sekretariat KONI Kabupaten Solok, Zulmasdia.
Namun walaupun akan absen di beberapa cabang olahraga, Rudi tetap optimis target yang ingin diraih bisa tercapai nantinya, dan berharap ada solusi terkait keterbatasan anggaran ini.

Kepala Sekretariat KONI Kabupaten Solok, Zulmasdia, juga menjelaskan bahwa pada Porprov di Padang Pariaman nanti, tidak semua cabor yang akan kita kirim karena keterbatasan dana tadi dan kita sudah coba meminta tambahan ke Pemerintah Daerah namun belum terkabulkan. Dan kita tahun ini hanya bisa mengirim jumlah kontingen sebanyak 250 orang, sudah termasuk pelatih dan ofisial,” jelasZulmasdia. Diantara cabor yang berkemungkinan tidak dikirim antara lain sepakbola, futsal, senam dan lainnya.

Pihaknya juga menyebutkan bahwa pada Porprov di Padang Pariaman nanti, persaingan antar daerah dan atlit diyakini akan semakin ketat. Karena semua daerah, termasuk Padang Pariaman sebagai tuan rumah akan berusaha menjadi yang terbaik untuk mengalahkan kota Padang sebagai juara bertahan. “Untuk itu, kita akan lakukan evaluasi kepada para atlit dan cabor yang nantinya yang akan kita kirim tentu cabor yang berpotensi akan meraih medali. Sebab untuk meraih prestasi, dibutuhkan kerja keras dan tekat yang kuat serta dana yang cukup,” pungkas Zulmasdia (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda