Kalah 1-3 Dari Tira Persikabo: Pelatih Syafrianto Rusli Mundur

0
87

PADANG, JN- Pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli, menepati janjinya untuk mundur sebagai pelatih Semen Padang.

Pelatih Kesebelasan urang awak itu menyatakan dirinya mundur, setelah timnya dikalahkan tim tamu PS Tira Persikabo 1-3 di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Senin sore (8/7) pada lanjutan Liga 1 pekan ke Enam.

“Sesuai janji saya kepada manajemen tim dan penonton, jika kalah tim akan saya serahkan kepada manajemen,” kata dia di Padang, Senin.
Semen Padang kalah lagi, maka saya akan mundur, ” sebut Syafrianto Rusli, usai Semen Padang ditekuk Tira Persikabo.

Rusli meminta maaf kepada seluruh masyarakat pendukung Semen Padang dan seluruh masyarakat Sumatera Barat, karena dirinya belum mampu mengangkat prestasi tim Kabau Sirah.

Langkah mundur tersebut diambilnya Rusli karena hasil buruk yang diraih tim di enam laga awal kompetisi Liga 1 2019.

Dari enam laga tersebut Semen Padang hanya meraih tiga kali imbang dan tiga kali kalah dari PSM Makassar, Perseru Badak Lampung dan PS Tira Persilabo.

Pihaknya mundur guna memberi waktu kepada pelatih baru untuk memperbaiki tim. “Semoga ditangan pelatih baru Semen Padang makin maju, ” sebut pelatih yang juga membawa Semen Padang naik ke tahta Liga 1 setelah tahun lalu menjadi runner up pada liga 2.

“Saya tidak ingin tim Semen Padang sampai terdegradasi ke Liga 2 karena dirinya sebagai orang dalam PT Semen Padang ingin melihat Semen Padang tetap di Liga 1.
Rencananya posisi pelatih sementara akan dipegang oleh Asiten Pelatih, Welliasyah.

Pada laga Senin sore di Gor H. Agus Salim, tuan rumah Semen Padang FC dipaksa menyerah oleh Tira Persikabo 1-3. Sebelumnya saat menjamu Badak Lampung, Semen Padang FC juga kalah 1-2.
Dengan kekalahan ini, Semen Padang FC memperpanjang rekor tak pernah menang sejak Liga 1 Shopee bergulir. Hingga saat ini, Irsyad Maulana cs masih berada di peringkat 16 klasemen sementara dengan nilai 3 dari enam kali bertanding.

Teriakan penonton sejak Semen Padang kalah dan hingga permainan beraakhir, hampir tidak ada henti-hentinya.

Menghadapi PS Tira, pemain Semen Padang seperti memeliki beban berat. Maklum saja, Semen Padang belum pernah menang selama enam pertandingan.

Babak pertama saja, SP sudah kebobolan dua gol. Beruntung sebuah penalti yang dilakukan Manahati Lastussen, bisa digagalkan oleh kiper Teja Paku Alam.

Gol Tira Persikabo dicetak oleh Ciro Alves pada menit ke-17.
Selanjutnya tim asuhan Rahmad Darmawan ini, menggandakan keunggulan 17 menit berselang. Umpan matang Ciro diselesaikan oleh Loris Arnaud dengan sundulan. Kedudukan 2-0 untuk Tira Persikabo, bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Semen Padang seperti tidak bergairah. Malah tim dari Tira Persikabo yang menambah keunggulan pada menit ke-64. Wawan Febrianto yang menjebol gawang tuan rumah meneruskan sebuah umpan panjang. Tendangan kaki kirinya yang mendatar tanah masuk ke gawang.

Sekitar Tujuh menit berselang, Semen Padang memperkecil ketertinggalan. Irsyad Maulana menyambar umpan mendatar dari sisi kiri pertahanan Tira Persikabo. Di sisa pertandingan tak ada gol tercipta, tim tamu menang 3-1.

Dengan hasil tersebut, Tira Persikabo naik ke posisi ke Tiga dan Semen Padang terpuruk ke posisi tiga dari bawah.

Salah seorang pendukung Semen Padang, Syahrial Kabayan, yang menyaksikan pertandingan sire itu tampak meluapkan kekecewaannta.

“Jika pelatih saja yang diganti, sementara pemain masih yang itu juga, maka saya pesimis Semen Padang akan bisa bersaing di liga 1. Bagusnya pemain asing diganti semua dan Semen Padang harus menambah pemain handal untuk posisi pemain, tengah dan satu pemain belakang, ” harap Syahrial (jn 01/wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda