Jelang Semi Final Lawan Inggris, Pelatih Kroasia Malah Dipecat

0
133

SOLOK, JN-Jelang laga melawan Inggris di semifinal Piala Dunia 2018, pada Kamis (12/07/18) dini hari WIB, kondisi internal Kroasia tengah terguncang. Hal tersebut dikarenakan salah satu staf pelatih mereka, Ognjen Vukojevic dipecat oleh Asosiasi Sepakbola Kroasia (HNS) atas komentarnya yang bernada politis. Selain dipecat, ia juga mendapat denda dari FIFA, sebesar 15.000 francs Swiss (Rp216 juta).

Pernyataan HNS “Asosiasi Sepakbola Kroasia dengan ini mengabarkan bahwa Ognjen Vukojevic telah kami bebas tugaskan sebagai asisten pelatih Timnas Kroasia. Sekarang, dia tidak lagi menjadi bagian dari Timnas Kroasia di Piala Dunia 2018,” ujar pernyataan resmi HNS, dilansir The Independent.

“Pihak Asosiasi Sepakbola Kroasia (HNS) juga sudah memutuskan untuk mencabut akreditasi Vukojevic di Piala Dunia 2018,  dan sudah mencabut posisinya sebagai asisten pelatih Timnas Kroasia. HNS juga meminta maaf kepada publik Rusia atas aksi dari delegasi kami.”

Awal Mula Insiden Video Insiden bermula ketika salah seorang jurnalis asal Ukraina, Andrey Shakhov mengunggah video ucapan “Jayalah Ukraina” yang dilakukan oleh Ognjen Vukojevic seorang pemain Kroasia, Domagoj Vida usai menang 4-3 atas Rusia di perempatfinal. Video tersebut sontak viral dan memicu kritik dari para politisi Rusia dan komite disiplin FIFA. Hubungan Rusia dengan Ukraina memburuk sejak Rusia mengakusisi Crimea pada 2014 menyusul aksi kelompok pro-Rusia yang menguasai parlemen lokal. BACA JUGA Piala Dunia 2018: 3 Bintang Kroasia Absen Latihan Jelang Bentrok Lawan Inggris Pemerintah Ukraina menuduh Rusia mempersenjatai gerakan separatis pro-Rusia yang menguasai sebagian wilayah timur negara itu, dan mendukung kelompok separatis dengan pasukan militer Rusia (Indosport/Reuter)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda