Olahraga

Ditutup Ketua Askab PSSI: Tim Karang Putih FC Juarai Turnamen PSKD IV Nagari Kampung Batu Dalam

×

Ditutup Ketua Askab PSSI: Tim Karang Putih FC Juarai Turnamen PSKD IV Nagari Kampung Batu Dalam

Sebarkan artikel ini

SOLOK, JN- Kesebelasan Tim Karang Putih FC dari Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, keluar sebagai Juarai pertama Turnamen PSKD IV Kampung Batu Dalam, Kabupaten Solok.


Pada babak Final pada Jum’at sore (25/3), di Lapangan Sepakbola Kampung Batu Dalam, Tim Karang Putih FC berhasil menundukan kesebelasan ATM FC asal Nagari Simpang Tanjung Nan IV, dengan skor 4-2 melalui drama adu finalti, setelah keduanya bermain imbang 0-0 pada waktu normal 2 X 45 Menit. 


Pertandingan tersebut juga disaksikan ratusan penonton dari luar Kampung Batu Dalam dan masyarakat setempat. Bshkan penonton berjubel hingga keatas bukit.
 Tampak hadir pada penutupan Turnamen PSKD IV Nagari Kampung Batu Dalam Kecamatan Danau Kemba ini yaitu Camat Danau Kembar, Neni Amelia, S. STP,  Kapolsek danau kembar, IPTU Irhas Murad, SH, Wali nagari Kampung Batu Dalam, Irsarhadi, Anggota DPRD Kabupaten Solok, Faisal, Ketua Askab PSSI Kabupaten Solok, H. Yulfadri Nurdin, Tokoh masyarakat Kampung Batu Dalam yang juga mantan anggota DPRD Kab Solok,  Zulhatrijon atau Jon Lapak, para tokoh masyarakat lainya.

Pertandingan partai final yang dipimpin oleh Wasit dari Askab PSSI Solok yakni Edo Hernio dengan dibantu Asisten Wasit  (AW) 1, Eko Baslay dan Aw 2,  Rahmi hidayat, tampak kedua kesebelasan saling membalas serangan. Namun hingga waktu normal berakhir, kedudukan tetap sama kuat 0-0, hingga harus dilanjutkan dengan adu finalti.

Juara 1 pada turnamen ini berhak menerima tropy + sertipikat dan Tabanas sebesar Rp4 juta dan Runer Up menerima Tropi + sertipikat dan tabanas sebesar Rp2,5  Juta. Sementara keluar sebagai pemain terbaik yakni penjaga gawang Karang Putih FC, Casilas dan berhak atas tropi dan sertifikat. Sedangkan Top scorer diraih oleh Eka Putra dari PSKD Kampung Batu Dalam berhak atas sepatu emas + sertipikat dan tababnas sebesar Rp500 ribu.

Baca Juga :
Pemuda Ujung Ladang Koto Sani Gelar Acara Lomba Layang-Layang

Ketua panitia pelaksana turnamen, Asmarizul Malin Saleman, dalam laporannya menyebutkan bahwa Turnamen PSKD IV Kampung Batu Dalam, diikuti oleh 18 klub se Kabupaten Solok dan berlangsung selama Tiga bulan. “Turnamen ini menjadi ajang tahunan yang digelar di Kampung Batu Dalam dan bertujuan untuk menjalin tali silaturrahmi antar pemain dan menjadi hiburan bagi masyarakat, karena sudah jenuh dengan wabah Covid-19,” terang Asmarizul Malin Saleman.

Pihaknya juga berterimakasih kepada seluruh masyarakat Kampung Batu Dalam, para donatur, Pengurus Askab PSSI Kabupaten Solok yang selalu mensuport serta kepada semua tim peserta yang sudah menjaga kebersamaan dan sportivitas.


“Intinya kami berterimakasih kepada semua pihak yang sudah ikut mensukseskan acara PSKD IV ini,” tambah Asmarizul Malin Saleman.
Sementara Wali nagari Kampung Batu Dalam, Irsarhadi, juga berterimakasih kepada panitia pelaksana yang sudah sukses menggelar acara PSKD IV ini dengan lancar dan aman.Menurutnya, turnamen ini juga didukung pemerintah nagari dan alhamdulillah berjalan dengan sukses.
“Selain untuk menjalin tali silaturrahmi, turnamen ini diharapkan bisa melahirkan pemain berbakat untuk Kabupaten Solok dan Sumbar nantinya,” papar Irsarhadi.
Walinagari juga menyampaikan ucaoan terimakasih juga kepada pihak Askab PSSI Solok yang selalu membimbing adik-adik panitia untuk kesuksesan acara ini.

Baca Juga :
Dibuka Camat Junjung Sirih Vice Febrianeldi: Turnamen Walinagari Muara Pingai Cup VII Resmi Ditabuh


Sedangkan Ketua Askab PSSI Kabupaten Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan selamat kepada dua tim finalis yang sudah berhasil mencapai partai puncak. 


“Sepakbola adalah olahraga keras dan paling banyak disukai masyarakat. Menang atau kalah adalah hal biasa, namun sportivitas harus dijunjung tinggi,” terang H. Yulfadri Nurdin.
Sebagai Ketua ASKAB PSSI Solok, Pihaknya akan terus berbenah, baik untuk wasit atau pembinaan kepada klub.
“Kedepan semua pertandingan di Kabupaten Solok, harus mendapat izin dari Pihak kepolisian dan Askab Solok. Jika tidak, pasti akan dibubarkan oleh Kepolisian, karena Kapolri dan PSSI sudah menekan MoU, termasuk untuk Sumbar dan Kabupaten Solok. Selain itu, wasit yang memimpin pertandingan harus ditunjuk oleh Askab dan harus memiliki lisensi,” terang H. Yulfadri Nurdin.


Pihaknya juga menyampaikan ucapan terimakasih pihak keamanan dari kepolisian dan masyarakat Kampung Batu Dalam, para donatur, panitia pelaksana, yang sudah sukses menggelar Turnamen PSKD untuk yang keempat kalinya ini. 

Hal itu menurut mantan Wabup Solok itu, tidak terlepas dari semakin profesionalnya pihak panitia dan pemain (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *