Bukit Sundi Juara III Minangkabau Cup Zona Kab. Solok

0
133

SOLOK,  JN- Kesebelasan Kecamatan Bukit Sundi akhirnya tampil sebagai Juara III Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan Se – Sumbar,  Minangkabau Cup 2 Tahun 2019 Zona Kabupaten Solok. 
  Dalam laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung seru dipimpin wasit Baik Wijaya dengan Pengawas Pertandingan Vixky Yesfi Fernando, ditonton langsung Ketua Askab PSSI Kabupaten Solok di GOR Tuanku Tabiang Batutupang Koto Baru,  Jumat (25/1), anak-anak Bukit Sundi menundukan Kecamatan Hiliran Gumanti dengan skor tipis 1 – 0 ( 1- 0 ) langsung. 
   Gol semata wayang kemenangan Bukit Sundi, kegawang Hiliran Gumanti yang dijaga kiper Sabri itu, dicetak pemain bernomor 17 Yozel Wigia Marza yang juga adalah  kapten tim Bukit Sundi pada menit 20 babak pertama.    Dengan hasil itu, anak-anak Bukit Sundi dinyatakan lolos ke Sumba Tim Bukit Sundi yang memakai jersey kebesaran Putih Hijau yang ditangani Pelatih Dori dan didukung penuh Wali Nagari Muara Panas, Ferri Efendi tersebut, berhak mendapat jatah satu dari tiga tim Kecamatan yang akan mewakili Kabupaten Solok bertanding ke tingkat Provinsi Sumatera Barat.
   Sebelumnya,  dua Kecamatan lainya yakni Kubung dan Junjung Siriah, yang sudah memastikan diri maju dan akan saling adu gensi untuk tampil sebagai Juara I dan II Minangkabau Cup Zona Kabupaten Solok, pada partai grand final Sabtu sore ini (26/1).  Kabupaten Solok yang memiliki 14 Tim Kecamatan,  mendapat jatah kuota Tiga Tim untuk bertanding pada Minangkabau Cup 2 Tahun 2019  tingkat Provinsi Sumatera Barat nantinya.    Kemenangan anak-anak Kecamatan Bukit Sundi atas Hiliran Gumamti itu,   disambut sorak sorai ratusan suporter Bukit Sundi Mania yang berdatangan dari Nagari Muaro Panas sekitarnya itu, juga mendapat ucapan selamat dari Ketua Askab PSSI Kabupaten Solok yang juga Wakil Bupati Solok H Yulfadri Nurdin.Yang menarik,  sebelum pertandingan digelar,  Ketua Askab Solok,  Yulfadri Nurdin,  SH, mengajak kedua kedua Manager Tim dan pelatih untuk bermain fair play serta menjunjung tinggi sportifitas. “Juara bukanlah tujuan,  namun sportivitas harus dijaga. Tujuan utamanya adalah nencari bibit pemain dan meningkatkan tali silaturrahmi, ” terang H. Yulfadri Nurdin, SH, yang disambut tepuk tangan kedua tim (wandy/ris)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda