Untuk Menjaga Stabilitas Harga Bawang Merah Wabub Solok Yulfadri Nurdin Datangi Bulog Provinsi Riau

0
652

SOLOK, JN-  Perjuangan Wakil Bupati Solok untuk membela nasib petani bawang asal Kabupaten Solok seakan tiada henti. Beberapa waktu lalu pihaknya mendatangi Kementerian Pertanian RI dan tanggal 4 Juli 2017 berikutnya, Wabub juga mendatangi Perum Bulog di Jakarta dan meminta Perum Bulog bisa menampung hasil panen petani bawang dengan harga yang stabil.

Masih dalam rangka memperjuangkan harga bawang, pada Kamis 3 Agustus kemaren, Wakil Bupati Solok juga mendatangi Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Riau-Kepulauan Riau di Pekanbaru. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana keakraban itu, membahas solusi pemasaran bawang merah dari Solok ke wilayah Riau dan Kepulauan RIAU (Kepri).  Kedatangan Wabup Solok di Provinsi Laskar Batuah itu, disambut langsung oleh Kepala Perum Bulog Divisi Regional Riau-Kepulauan Riau, Awaluddin Iqbal dan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Drs. Ingot Ahmad Hutasuhut. Wabub kepada Awaluddin Iqbal menjelaskan bahwa saat ini harga bawang merah turun drastis, hingga Rp.17000/Kg di tingkat petani. Untuk itu Pemkab Solok, berharap agar pasokan bawang merah dari Solok ke Propinsi Riau dapat terlealisasi dengan harga stabil, dengan cara pemasarannya melalui kerjasama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Riau-Kepulauan Riau. Dalam pembahasan itu, bahkan Wabup Solok berjanji akan mempermudah segala macam urusan dalam mendistribusikan bawang merah dari Solok ke Propinsi Riau.  “Kita dari pemasok bawang merah dari Kabupaten Solok akan mempersiapkan penyimpanan sementara sebelum ada permintaan dari Badan Urusan Logistik Divisi Regional Riau-Kepulauan. Karena kalau disimpan ditempat asalnya, kita jamin bawang merah akan dapat bertahan lebih lama lagi,” jelas Yulfadri Nurdin.  Disebutkannya, setelah adanya permintaan dari Bulog Divisi Regional Riau-Kepulauan, maka bawang akan langsung disitribusikan ke daerah pemesanan di Provinsi Riau dan Kepri tersebut, untuk stock akan disiapkan pihaknya kapan saja dan kemana saja untuk di distribusikan. “Ini salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Solok, agar petani bawang merah khususnya di Kabupaten Solok tidak lagi merasa resah dengan adanya penurunan drastis harga bawang merah, sebagaimana yang dirasakan saat ini,” ujar terang Yulfadri Nurdin.

Kunjungan Wakil Bupati Solok ke Perum Bulog Provinsi Riau dan Riau Kepulauan itu, mendapat reaksi positif dari  Kepala Perum Bulog Divisi Regional Riau-Kepulauan Riau, Awaluddin Iqbal. “Kita sebagai Badan Urusan Logistik, sangat mengaperiasi positif dengan adanya kunjungan Wakil Bupati Solok ke Kantor Divisi Regional Riau-Kepulauan Riau ini beserta penyampaian tadi dan akan kita tindaklanjuti dengan cepat,” ungkap Awaluddin Iqbal. Dia juga menyebutkan bahwa Bulog Riau sangat tertarik untuk membantu dalam menanggulangi masalah harga bawang merah yang turun drastis, sehingga terjadi banjirnya bawang merah di Kabupaten Solok sebagai daerah produsen bawang merah. Selain itu, Perum Bulog juga menyambut baik langkah Pemkab Solok membantu untuk  mempermudah pendistribusian bawang merah ke Riau.  “Hal tersebut tidak terlepas mengikuti peraturan yang ada di Badan Urusan Logistik, dalam hal ini memang ada aturan dan itu diperbolehkan Peraturan Pemerintah,” terang Awaluddin.

 

Sementara itu, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Drs. Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, Pemerintah Kota Pekanbaru menyambut baik kunjungan Wakil Bupati Solok dalam menanggulangi terjadinya masalah harga bawang merah yang turun drastis itu, sehingga terjadi banjirnya bawang merah di Kabupaten Solok. Ingot berjanji akan menyampaikan apa yang telah disampaikan Wabup Solok kepada Walikota Pekanbaru. “Kalau bisa, selain bawang kami juga mengharapkan lebih banyak lagi hasil panen petani seperti cabe, kol, kentang dan lainnya asal Kabupaten Solok yang bisa didistribusikan ke Riau khusus nya Kota Pekanbaru. Memang kita akui, selama ini Propinsi Riau masih mengharapkan beberapa hasil pertanian yang didistribusikan oleh Propinsi Sumatera Barat, seperti; beras, cabe, sayur-sayuran dan banyak lainnya,” jelas Ingot Ahmad Hutasuhut. Pembicaraan dengan Wakil Bupati Solok itu, akan disampaikan langsung kepada Walikota Pakanbaru untuk ditindaklanjuti (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here