Tiga Atlit Karateka Kabupaten Solok Lolos ke PON Papua Tahun 2020

0
230

SOLOK, JN- Tiga orang karateka asal Kabupaten Solok, dinyatakan lolos dalam seleksi Pra-PON yang berlangsung
di Hall Basket Senayan, Jakarta dari tanggal 4 sampai 6 Nopember 2019 lalu.

Ketiga orang Atlit karate Kabupaten Solok yang dilatih oleh Zelly Heriyanto yang lolos ke PON XX Papua adalah Milioner, Yulviva dan Rama Shinta.
Mereka dinilai layak masuk untuk mewakili Provinsi Sumbar menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 yang akan digelar di Papua.

“Alhamdulillah ketiga orang atlit karateka Kabupaten Solok lolos ke PON Papua 2020, setelah dinyatakan masing-masing meraih medali perak atas nama Milioner peraih medali Perak, Yulviva Perunggu
dan Rama Shinta Perunggu.

Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Kabupaten Solok, Drs. Efriadi Sikumbang, MM, saat dikomfirmasi media ini menyatakan rasa syukur dan senangnya atas terpilihnya ketiga atlit muda itu untuk mewakili Ranah Minang ke PON Papua.

“Alhamdullillah ketiganya lolos melalui seleksi yang ketat dan juga berkat do’a dan dukungan segenap warga Kabupaten Solok, sesuai hasil yang mereka peroleh pada Kejuaraan Nasional Karate Pra PON yang sedang berlangsung di Hall Basket Senayan, Jakarta dari tanggal 4 sampai 6 Nopember 2019, lalu” sebut Efriadi Sikumbang, Kamis(7/11).

Pihaknya berharap agan ketiga orang atlit ini bisa meraih prestasi bagus di papua dan bisa mengharumkan nama Sumatera Barat di pentas nasional.
Untuk itu, kepada para atlit karate yang lolos, untuk menjaga stamina dan terus berlatih untuk megukir prestasi.

Selain ketiga orang terdebut, saat ini satu orang atlit karate Kabupaten Solok, yakni Farhan Al Amin, yang juga asal Muara Panas Kabupaten Solok, juga sedang mewakili Indonesia pada kejuaraan dunia Karate di Belgia, berupa Open Internasional De Karate De la Province de Liege pada tanggal 6 dan 13 November 2019.

Farham dikirim ke Belgia bersama 5 pelajar atau atlit karate lain yakni Jibril Briliant Smith dari SMAN 4 Sidoarjo, Dino Hendry Tutu dari SMA 9 Manado, Sulawesi Utara, Yodi Amara Jati dari SMA 1 Purwodadi, Jawa Tengah, Rhesnafia Trioktora asal SMA 4 Jambi dan Youne Isabela Mawikere asal 9 Manado.

“Farham sudah membanggakan kabupaten Solok dan Sumbar serta Indonesia.

Semoga begitu jugahendaknya dengan atlit karate PON kita,” terang Efriadi (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda