Nagari Jawi-Jawi Guguak Masuk Sebagai 10 Desa Prioritas Wisata di Indonesia

0
1494

SOLOK, JN–Usai diresmikan Bupati Solok H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM sebagai  salah satu Kampung Wisata Budaya di Kabupaten bumi penghasil bareh tanamo itu pada Senin 9 Oktober 2017 lalu, kali ini kabar gembira datang dari Kementerian Pariwisata RI, bahwa Nagari Jawi-Jawi Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, saat ini masuk dalam 10 desa Prioritas untuk dijadikan desa budaya Pembinaan Pariwisata di Indonesia.

            Hal itu disampaikan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Solok, Yandra Prasat, saat berbincang dengan KORAN PADANG di ruang kerjanya, Rabu (18/10). “Alhamdulillah, nagari Jawi-Jawi Guguak masuk kedalam 10 desa prioritas desa wisata budaya di Indonesia dan merupakan satu-satunya desa dari Sumbar,” jelas Yandra Prasat. Didampingi Kabid Kebudayaan, Yarminetty Edisar, Yandra dengan bersemangat menjelaskan kepastian itu didapat setelah pihaknya mendapat kabar dari Buk Vitria Ariani, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Wisata Perdesaan dan Perkotaan dan juga Deputi Bidang Pengembangan desa dan Industri Pariwisata, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, maka pihaknya tertarik dengan nagari Jawi-Jawi Guguak untuk dikembangkan bersama 10 desa lainnya di Indonesia.

Dijelaskan Yandra, Buk Vitria Ariani datang bersama  DR. Sari Lenggo Geni, Direktur Pusat Study Pengembangan Pariwisata Universitas Andalas ke nagari Jawi-Jawi Guguak, pada saat Bupati Solok meresmikan nagari Jawi-Jawi Guguak sebagai kampung wisata budaya awal Oktober lalu. “Usai melihat tradisi dan adat nagari setempat, buk Vitria Andriani langsung terpesona dengan sambutan masyarakat yang ramah dan budayanya yang beragam, termasuk dengan  Indang padusinya,”  jelas Yandra. Hal itu langsung dikoordinasikan dengan Ketua tim percepatan desa wisata, dan Insaallah nagari ini akan masuk dalam 10 desa prioritas Indonesia karena selama ini di Sumbar belum ada nagari atau desa yang masuk.  Dalam waktu dekat ini jelas Yandra, pihaknya akan segera segera memulai step untuk MoU dnegan Kementerian Pariwisata RI’

“Kampung Wisata Budaya ini adalah konsep pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat di nagari. Konsep kampung budaya ini dititik beratkan kepada pengembangan mental budaya masyarakat setempat dan pengelolaanya kita serahkan langsung ke masyarakat nagari setempat,” jelas Yandra Prasat

Sementara Walinagari Jawi-Jawi Guguak,  Laswir Malin Putiah menyebutkan  dengan dicanangkannya nagari Jawi-Jawi ini sebagai kampung wisata budaya, diharapkan nagari ini bisa dikenal lebih jauh dan ekonomi masyarakatnya akan meningkat dan hal itu juga butuh dukungan pemerintah, agar kita  bisa kembali melestarikan nilai-nilai budaya asli nagari yang sudah banyak terkontaminasi oleh budaya dan arus moderenisasi. “Apalagi nagari kita akan masuk sebagai 10 desa prioritas  wisata budaya, maka jelas hal ini sangat membngakan kita semua.  Kita  juga sangat berterimakasih kepada Bapak Kepala Dinas Pariwisata yang telah memperjuangkan nagari kita masuk ke 10 desa binaan Kempar RI,” terang Laswir.

Selain itu, Laswir juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bapak Bupati Solok, yang sudah menunjuk nagari kita sebagai kampung wisata budaya yang bisa kita kelola langsung dan diharapkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat nagari karena nantinya orang dari luar bisa berkunjung, berbelanja dan menginap di home stay  yang ada di nagari kita, seperti Home Stay Rumah Gadang Datuak Rajo Nan Putiah,” beber Laswir Malin Putih.

Disebutkannya, Pemerintah Nagari sangat komit sekali terhadap pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan nilai luhur Minangkabau. “Kampung budaya merupakan salah satu implementasi untuk pelestarian nilai-nilai tradisi, kebudayaan lokal dan kesenian anak nagari. Kita  sangat memahami bahwa di nagari ini sangat banyak budaya baik yang perlu kita lestarikan. Sebagai destinasi wisata budaya, tentunya kita perlu berbenah diri, seperti halnya kebersihan, keramahan dan kenyamanan bagi para wisatawan yang akan datang dan jaga nama nagari,” pungkas Laswir (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here