Masjid Al-Marzuqiyah, Cipinang Muara, Tetapkan 1 Syawal Jatuh Pada Senin 26 Juni 2017

0
571

SOLOK, JN-Pemerintah akhirnya memutuskan awal 1 Syawal Hijriah jatuh pada tanggal 25 Juni 2017 atau hari Minggu.

Dengan demikian, perayaan Idul Fitri atau Lebaran secara nasional ditetapkan pada tanggal tersebut.

Keputusan ini diperoleh melalui Sidang Isbat atau sidang penentuan hari raya yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama, Sabtu (24/6/2017). setelah mendengarkan berbagai masukan.

“Sidang Isbat memutuskan 1 Syawal jatuh pada hari Minggu,” ungkapnya.

Keputusan ini diambil berdasarkan empat garis besar pandangan peserta Sidang Isbat.

Terutama poin bahwa mayoritas pemberi saran dalam sidang yang disebutnya tentu memperhatikan laporan dari berbagai titik rukyah.

Namun berbeda dengan yang keputusan yang diambil oleh pengurus masjid Masjid Al-Marzuqiyah, Cipinang Muara, Jakarta Timur, dimana mereka menentukan 1 Syawal 1438 Hijriah jatuh pada hari Senin tanggal 26 Juni 2017.
Penetapan diketahui dari surat pemberitahuan Masjid Jami’ Al-Marzuqiyah yang beredar melalui pesan broadcast. Dengan demikian, masa puasa menjadi 30 hari, hingga besok (25/6). Pengurus masjid membenarkan hal ini. “Perbedaannya cuma soal istikmal (penggenapan 30 hari puasa) atau nggak. Faktor ketinggian (bulan) saja,” ujar Sekretaris Masjid Al-Marzuqiyah, Cholid Lutfi Tsani, saat ditemui di Jl Masjid Al-Marzuqiyah, Cipinang Muara, Jakarta Timur, Sabtu (24/6/2017), seperti yang dikutip dari detik.com. Lutfi mengatakan setidaknya ketinggian bulan malam ini 7 derajat untuk dapat dilihat kasatmata sehingga besok bisa ditetapkan sebagai Idul Fitri. Namun dari informasi yang diterima, hingga hari ini ketinggian bulan maksimal hanya 4 derajat.

Masyarakat yang bermukim di sekitar masjid memaklumi perbedaan ini. Biasanya, jika demikian, sebagian masyarakat akan mencari tempat lain untuk melaksanakan salat Idul Fitri.

Walau berbeda, pengurus masjid masih akan memantau jalannya sidang isbat yang dilaksanakan malam ini.

“Tahun ini kalau tidak salah perhitungan, seluruh ormas atau lembaga Islam memperhitungkan ketinggian bulan 4 derajat. Malah falaknya NU (Nahdlatul Ulama) cuma 3,5 derajat untuk ketinggian 1 Syawal hari ini. Ijtima’ (pertemuan ulama) akhir Ramadan itu hari ini. Sidang isbat kan hari ini,” pungkasnya.
(sumber detik.com. nif/nkn/wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here