Gusmal Serahkan Sertifikat Tanah Bersama BPN

0
182

SOLOK, JN-Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, hari Selasa (26/2),bersama  Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Solok, Marjohan, A.Ptnh, MM, menyerahkan sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat di Kabupaten Solok, bertempat di  Ruang Solok Nan Indah, Kantor Bupati Solok.

Selain Bupati Solok, tampak hadir pada acara tersebut antara lain Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Septrismen Sutan Putih,  Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatn dan ESDM, Drs. Suharmen, MM, Kepala Kanwil BPN Propinsi  Sumbar yang diwakili oleh Kabid Penyelesaian Masalah dan Pengendalian Pertanahan, Gatot Teja Pratama, A.Ptnh, MM, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Solok, Marjohan, Wakapolres Solok Kota, Budi Prayitno, Kadis PMPTSP Naker, Erizal, Kepala Kajari Solok, Aliansyah, SH. MH dan para Kepala OPD di lingkup Pemkab Solok.

Ketua panitia pelaksana kegiatan, Marjohan dalam laporannya menyebutkan bahwa  kegiatan ini adalah dalam rangka penyerahan sertifikat tanah ke masyarakat dan penyerahan sertifikat aset Pemda kepada Polri, pencanangan zona integritas, penyuluhan PTSL serta penyerahan aset pemda sebanyak 11 sertifikat dan aset Polri sebanyak 5 sertifikat. “Target pemberian sertifikat tanah ini adalah sebanyak 4461 sertifikat dari 10600 hasil pemetaan tanah pada atahun 2018,” jelas Marjohan.

Sementara Kepala Kanwil BPN Propinsi Sumbar yang diwakili oleh Kabid Penyelesaian Masalah dan Pengendalian Pertanahan, Gatot Teja Pratama, A.Ptnh, MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara pemberian sertifikat tanah ini adalah program strategis nasional pemerintah. “Kami meminta dukungan dari kepala daerah beserta jajaran agar BPN dapat bekerja dengan baik. Selain itu, tanah yang dilegalkan berdasarkan peraturan dan undang-undang, serta yang sudah memenuhi syarat,” jelas Gatot Teja Pratama.

Sedangkan Bupati Solok, H. Gusmal dalam sambutannya menyebutkan bahwa pihaknya berpesan dan juga mengajak masyarakat agar sertifikat tersebut digunakan sebagaimana mestinya. Jikapun digunakan sebagai agunan untuk mengajukan kredit perbankan, diharapkan digunakan sebagai modal usaha.

“Mari kita dukung program-program pemerintah pusat seperti ini. Terlebih, program dari Presiden RI ini dapat membantu dan meringankan dalam mengurus sertifikat,” jelas Gusmal. Disebutkan Bupati, bahwa sertifikasi tanah melalui program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) merupakan satu di antara program strategis BPN yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia.

Bupati juga berpesan agar pihak yang berkepentingan memberi kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah mereka. “Dengan adanya sertifikat tanah ini, diharapkan adanya kejelasan mengenai hak milik tanah di masyarakat serta menghindari kemungkinan konflik antara masyarakat dan masyarakat serta masyarakat dengan pemerintah daerah. Bupati juga berpesan agar jangan sampai ada masalah tanah menjadi masalah yang besar dalam masyarakat kedepannya (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda