Dinas Pariwisata Kabupaten Solok Akan Kedepankan Konsep Kampung Wisata Budaya

0
161

SOLOK, JN- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok, akan lebih fokus menjual kampung Wisata Budaya kepada turis asing dan domestic untuk lebih tertarik mengunjungi Kabupaten Solok dimasa yang akan datang.

“Ya, kedepannya kita akan lebih fokus menjual wisata budaya yang masih alami yang ada di Nagari-nagari yang ada di Kabupaten Solok, agar pengunjung dari luar makin tertarik untuk berlama-lama tinggal di daerah kita, ” ucap Yandra Prasat, di ruang kerjanya, Senin (25/3).

Disebutkan Yandra, konsep Pariwisata berbasis kebudayaan ini juga akan ditonjolkan dalam festival tahunan festival Lima Danau (5D) yang dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Solok ke 106 yang dibuka Bapak Bupati Solok, Senin siang di Taman Kota Wisata Arosuka.

Ditambahkan Yandra Prasat, kebudayaan merupakan bagian dari pariwisata secara umum, karena biasanya orang pergi kedaerah orang lain selain untuk berbelanja juga untuk melihat budaya penduduk daerah setempat.
Di Kabupaten Solok sendiri, sudah ada Tiga Nagari yang sudah dijadikan kampung tujuan wisata budaya oleh Kemempar RI. Tujuan mempertahankan kampung wisata budaya ini adalah untuk memoertahankan tradisi atau kebiasaan di nagari tersebut agar tidak terlindas oleh arus modern dan masyarakat nagari setempat tetap peduli akan adat dan budaya.

Tiga Nagari di Kabupaten Solok yang da yang telah diresmikan Kementerian Pariwisata sebagai kampung wisata budaya yakni Jawi-Jawi Guguak, di Kecamatan Gunung Talang, Nagari Salayo di Kecamatan Kubung dan Nagari Paninggahan Kecamatan Junjung Sirih.

“Kita ingin mempertahankan konsep pariwisata yang diterapkan di ketiga nagari tersebut adalah konsep wisata berkelanjutan, di mana pembangunan pariwisata yang melibatkan langsung masyarakat setempat. Selain itu, juga berdampak untuk perekonomian masyarakat sekitar,” tutur Yandra.

Dicontohkannya, turis asing akan bisa melihat langsung petani turun ke sawah, ikut bermain permainan anak nagari, memainkan kesenian tradisional, dan duduk di lapau pada malam hari, serta pertunjukan kesenian lainnya (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda