Banggar DPRD Merangin Belajar ke Kabupaten Solok

0
566
SOLOK, JN- Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, hari Rabu sore (17/1), melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Solok, untuk sharing informasi sekaligus belajar tentang Pendapatan Daerah.
Kedatangan rombongan Banggar dari DPRD Merangin itu, disambut oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis, SE, MM, Wakil Ketua DPRD Kab. Solok, Yondri Samin, SH, MH, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Solok, Nosa Ekananda, S.Pd, Kabag Umum DPRD Kab. Solok, Velma Weldy, A.Pi, M.Si, Kabag Anggaran DPRD Kab. Solok, Ruswandi, S.Sos, Subdit Pendataan BPD Kab. Solok, Nasril Asrari dan lainnya. Sementara rombongan Banggar DPRD Merangin dipimpin oleh Ketua Banggar DPRD Merangin, Ahmad Fausari dan 10 anggota Banggar serta Staff Protokoler & Publikasi DPRD Kabupaten Merangin.
Ketua Banggar DPRD Merangin, Ahmad Fausari, dihadapan unsur pimpinan DPRD Kabupaten Solok menyampaikan maksud kedatangannya ke Kabupaten Solok yakni selain untuk bersilaturrahmi juga sekaligus ingin belajar banyak bagaimana Kabupaten Solok dalam menggelola pendapatan daerah.
“Sebelumnya kami dari DPRD Merangin menyampaikan ucapan terima kasih atas waktu dan sambutan serta pelayanan dari DPRD Kabupaten Solok, ditengah-tengah kesibukan yang tengah dilakukan oleh DPRD Kabupaten Solok, terlebih lagi pada saat ini tengah berlangsung Rapat Paripurna DPRD. Tujuan kedatangan kami adalah untuk bertukar Informasi selingkup Pendapatan Daerah dan upaya peningkatannya sebagai bahan perbandingan untuk kami terapkan di daerah kami, untuk itu kami persilahkan kepada Anggota Banggar DPRD Kab. Merangin Untuk dapat memberikan Pertanyaan selingkup Pendapatan Daerah tersebut,” jelas Ketua Banggar DPRD Merangin, Ahmad Fausari.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis Kobal, menyampaikan ucapan selamat datang kepada rekannya dari Merangin karena sudah memilih Kabupaten Solok untuk study banding.   “Selamat Datang di DPRD Kabupaten Solok, semoga nanti apa yang kita sampaikan bisa menambah wawasan masing-masing dan untuk diterapkan di daerah kita,” jelas Hardinalis Kobal. Ketua DPRD itu juga menjelaskan profil singkat Kabupaten Solok yang terdiri dari 14 Kecamatan dan  secara topografi terdiri dari tiga wilayah yakni wilayah dataran tinggi, sedang dan rendah, dimana pada wilayah dataran tinggi beriklim sejuk dan hasil pertaniannya berupa sayur-sayuran, sedangkan dataran sedang beriklim sedang juga dengan hasil pertanian berupa beras Solok sedangkan pada dataran rendah hasil pertaniannya berupa palawija.
Sementara anggota Banggra DPRD Merangin, Nasril Asrari, mempertanyakan bagaimana memungut retribusi rumah makan karena di Merangin pihaknya masih kesulitan dalam pemungutan pajak rumah makan dimana assesment hanya dilakukan oleh pihak rumah makan sehingga target pendapatan PAD dari sektor pajak Rumah Makan masih saja terkendala.
Hal ituun dijawab H. Hardinalis bahwa retribusi rumah makan dilakukan dengan cara memangil para pengusaha rumah makan dan setelah disampaikan baru hal itu dilakukan secara berkisinambungan. Selain itu, acara juga diidi dengan saling tukar informasi tentang kedua daerah (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here