Zaenal Muttaqin Dituntut 16 Tahun Penjara

0
97

PADANG, JN- Dua terdakwa kasus narkotika jenis ganja seberat  berat 11,522,22 gram, yang menjerat terdakwa Zaenal Muttaqin dan Boy Sandi, dituntut terpisah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatra Barat (Sumbar). Dalam sidang yang digelar yang di Pengadilan Negeri Padang, Kamis (4/10), JPU menuntut terdakwa Zaenal Muttaqin dengan hukuman pidana selama 16 tahun kurungan penjara, selain itu terdakwa juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 1 miliar dan subsider enam bulan penjara.

“ Menyatakan terdakwa Zaenal Muttaqin terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan, untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan satu dalam bentuk tanaman. Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama 16 tahun dikurangi berada dalam tahanan,” kata JPU Lusita saat membacakan amar tuntutannya.

JPU menambahkan, terdakwa Zaenal Muttaqin terbukti melanggar pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Sementara itu, rekan terdakwa Zaenal Muttaqin, yakninya Boy Sandi (berkas terpisah) dituntut oleh JPU dengan hukuman pidana selama lima tahun penjara, denda Rp 800 juta dan subsider enam bulan. Menurut JPU perbuatan terdakwa Boy Sandi melanggar pasal 111 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“ Bahwa perbuatan kedua terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika,” ujar JPU. Terhadap tuntutan tersebut, kedua terdakwa yang didampingi Penasihat Hukum (PH) Rina Novera cs, mengajukan nota pembelaan (pleidoi) secara tertulis. Sidang yang diketuai oleh Agnes Sinaga beranggotakan Purba dan Inna Herlina memberikan waktu satu minggu.

Dalam dakwaan JPU disebutkan kedua terdakwa ditangkap polisi pada 15 April 2018, di Air Dingin, tepatnya di depan SD Ar-Risalah, RT 01/RW 09, Kelurahan Balaigadang, Kecamatan Kototangah, Kota Padang.  Saat itu polisi mendapatkan informasi mengenai transaksi narkotika. Setelah itu polisi berpura-pura membeli ganja kepada terdakwa Zainal, tak lama kemudian polisi langsung mengamankan terdakwa bersama barang bukti berupa ganja. Saat ditangkap polisi menemukan 3 paket ganja di dekat terdakwa, setelah polisi mendesak barang bukti lainnya barulah terdakwa menunjukan barang bukti lainnya yakninya ganja yang disimpan di dalam sumur tua.

Tak jauh dari lokasi penangkapan, polisi berhasil mengamankan rekan terdakwa Zainal yaitu Boy Sandi. Dari hasil pengembangan ganja itu berasal dari rekan tedakwa Zainal yaitu Amak DPO. Rencananya barang haram itu akan diedarkan, dari hasil timbangan pegadaian berat ganja tersebut adalah 11,522,22 gram, kini keduanya harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.  (eko)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda