Warga Tikalak Ditangkap Saat Membawa Sabu

0
199
SOLOK,  JN- Kabupaten Solok merupakan salah satu Kabupaten di Sumatera Barat yang saat ini sudah termasuk zona merah tentang penyalahgunaan Narkotika.
Sudah hampir setiap Minggu di Kabupaten yang dikenal sebagai daerah penghasil bareh tanamo itu kita dengar polisi meringkus pelaku penyalahgunaan narkotika.
Seperi pada Rabu sore kemaren (10/10), jajaran Sat Narkoba Polres Solok,  kembali meringkus seorang pria yang diduga melakukan tindak  pidana Narkotika jenis sabu.
Menurut Kapolres Solok,  AKBP ferry Irawan,  SIK,  bahwa penangkapan pemuda yang bernama Muhammad Zukri atau akrab dipanggil Zukri (22) warga Jorong Pasir,  Nagari Tikalak,  Kecamatan X Koto Singkarak,  bermula dari laporan masyarakat bahwa sekira pukul 14.30 Wib,  ada seseorang pemuda yang dicurigai sedang mengkomsumsi atau membawa narkoba di daerah Tanjung Bingkuang.
“Atas informasi tersebut,  anggota kita dari Sat Narkoba langsung bereaksi cepat dan melakukan pengintaian terhadap ciri-ciri orang yang disebutkan tersebut, ” terang AKBP Ferry Irawan.
Dijelaskan Kapolres,  usai dilakukan pengintaian,  akhirnya orang dicurigai dengan ciri-ciri yang disebutkan ditangkap di pingir Jalan Lintas Sumatera Solok-Singkarak, tepatnya di Jorong Pasa Jum’at Nagari Tanjung Bingkung Kecamatan Kubung, sekira pukul 15.00 Wib. Saat itu,  tersangka sedang mengendarai sepeda motor jenis vario dan anggota yang melakukan pengintaian langsung mencegat tersangka.
“Dihadapan para saksi yang merupakan perangkat nagari Tanjung Bingkuang,  tersangka mengakui perbuatannya bahwa Sabu tersebut adalah miliknya, ” tutur Kapolres yang bergelar Datuak tersebut.
Bersama tersangka, polisi berhasil mengamankan Barang Bukti (BB)  berupa Satu paket kecil diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik bening didalam kertas plastik warna biru dan Satu unit Hp Nokia warna biru.
Disebutkan Kapolres,  pada saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku Zuhri, pelaku berusaha membuang barang bukti tersebut.
“Namun anggota kita tidak mau tertipu dan setelah diperiksa,  maka dihadapan saksi dan perangkat nagari setemoat,  pelaku mengakui bahwasanya barang bukti tersebut adalah miliknya,” jelas AKBP Ferry Irawan.
Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Solok guna proses sidik lebih lanjut (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda