Warga Muara Panas Simpan Ganja di Kandang Sapi, Diciduk Polres Arosuka Solok

0
3648

 

SOLOK, JN-Gabungan anggota Satuan Narkoba Polresta Solok dan Polres Arosuka, hari Jum’at siang tanggal 11 Agustus 2017, berhasil mengamankan seorang bandar dan juga pemakai narkoba jenis ganja.

Tersangka bandar ganja bernama Doni Fajri (23),warga Jorong Koto Panjang Nagari, Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan ganja kering seberat 2,8 kilogram. Menurut Kapolres Arosuka Kabupaten Solok, AKBP Reh Ngenana, tersangka Doni merupakan sudah lama menjadi Target Operasi pihak kepolisian. “Penangkapan tersangka berdasarkan informasi masyarakat dimana anggota Satuan Narkoba Polresta sudah terlebih dulu mengintai keberadaan tersangka dan kemudian berkoordinasi dengan Kasat Narkoba Polres Arosuka untuk mengamankan tersangka,” jelas AKBP Reh Ngenana, yang didampingi Kasat Narkoba AKP Tigor Sitompul, Sabtu (12/8) di Arosuka. Disebutkan AKBP Reh Ngenana, penangkapan tersangka Doni bermula dari informasi masyarakat bahwa bahwa tersangka Doni sedang membawa narkoba jenis Ganja di Jorong Koto Panjang, Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi. Mendapat infromasi tersebut, beberapa orang anggota personil narkoba Polresta Solok, langsung menuju TKP. Bahkan tidak lama kmudian anggota dari jajaran narkoba Polres Arosuka juga sampai di lokasi. Kedua satuan narkaba dari Polresta dan Polres Arosuka, langsung melakukan pengintaian di sebuah gubuk di Jorong Sawah Mambang, Nagari Halaban, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, yang merupakan batas wilayah kota dan Kabupaten Solok. Saat tersngka melintas dengan kendaraan Suzuki Satria FU dengan Nopol BA 3174 HH warna putih, polisi langsung menghentikan kendaraan tersangka. Dari dalamsaku celana dalam tersangka, polisi berhasil mengamankan satu paket ganja narkoba jenis ganja seharga Rp 50 ribu. Selanjutnya tersangka menjatuhkan satu paket BB ke tanah  yang lebih besar lagi yang diperkirakan dijual satu paketnya seharga Rp 100 ribu.

Selanjtnya untuk pengembangna, polisi membawa tersangka ke rumah tersangka Doni di Lubuk Nan Dalam, Jorong Koto Panjang, Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok. “Disana polisi melakukan pengeladahan dan dan ternyata tersangka menympan ganja di kandang sapi yang berada di depan rumahnya, meski di dalam rumah tersangka waktu digeledah tidak ditemukan BBnya,” jelas AKBP Reh Ngenana. Disebutkan AKBP Reh Ngenana, dari kandang sapi itu anggota polisi menemukan ganja kering lebih kurang 2,8 Kilogram. Penagkapan itu langsung dipimpin oleh Kasat Narkoba Polresta Solok, Iptu Sitompul. Menurut Kapolres, saat penangkapan tersangka, juga disaksikan perangkat nagari. “Rumah tersangka memang di wilayah hukum Polresta, tapi penangkapan tersangka di Halaban masuk wilayah hukum Polres Arosuka,” terang AKBP Reh Ngenana. Usai penangkapan, tersangka lalu dibawa ke RSUD Solok untuk dilakukan tes urine dan hasilnya positif menggunakan narkoba.

Adapun barang bukti (BB) yang berhasil diamankan dari tersangka adalah satu unit Handphone merk Samsung warna hitam, satu unit sepeda motor Suzuki Satria Nopol BA 3174 HH, ganja dalam karung plastik yang sudah dipaket-paket dan terbagi dalam beberapa harga seperti satu pakenya 1 paket, yang diperkirakan seharga Rp 800 ribu, 3 paket seharga Rp 500 ribu, 1 paket seharga RP 300.000, 2 paket seharga Rp 200 ribu dan 8 paket seharga Rp 100 ribu. Diperkirakan berat keseluruhan sekitar 2,8 kilogram.

“Saat ini kita masih terus mengembangkan kasus ini dan tidak tertutup kemungkinan adanya terssangka lain,” jelas AKBP Reh Ngenana yang diamini Kasat Narkoba Polres Arosuka, AKP Tigor Sitompul (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here