Uang Gaji Staf Walinagari Air Batumbuk Dirampok, Rp 75 Juta Melayang

0
2767

SOLOK, JN- Uang gaji dan uang operasional untuk staf walinagari Air Batumbuk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, hari Jum’at sore (5/7), dirampas oleh kawanan jambret di Kota Solok.

Kejadiannya terjadi sekira pukul 16.20 Wib, bertempat di depan toko Tribuana, kota Solok. Akibatnya, uang tunai Rp 75 Juta yang baru diambil dari bank Nagari Cabang Solok, raib dengan sekejap.

Walinagari Air Batumbuk, Roni Buswandi, yang ikut mengambil uang gaji tersebut dari Bank Nagari bersama Bendahara Nagari Bustami dan Sekna serta dua orang Kasi Nagari Air Batumbuk, kepada Koran Padang menceritakan bahwa kejadiannya perampasan itu terjadi begitu cepat.

Disebutkan Roni Buswandi, kejadian berawal ketika korban yang mengemudikan mobil Kijang Kapsul BA 1969 HG dan berhenti di depan pintu masuk Toko Tri Buana untuk membeli barang kantor seperti brankas dan ATK dan mobil ditinggal dalam keadaan mesin mobil hidup.

Saat Walinagari dan Sekna turun menawar barang yang akan dibeli dan saat didapat kata sepakat, Bendahara Nagari Bustami yang masih berada di dalam mobil, juga ikut turun untuk membayar. Sementara didalam mobil masih ada penumpang 2 orang perempuan yakni staf walinagari Novita Wulandari dan Nevi Natalia.

Tidak berapa lama setelah itu, tiba tiba datang sebuah sepeda motor Yamaha Vixen / MX King warna biru No.Pol tidak diketahui yang ditumpangi oleh 2 orang laki laki dan berhenti didekat mobil korban.
Salah seorang penumpang sepeda motor tersebut turun dari kenderaan dan mengambil tas yang berisikan uang tunai sebesar Rp. 75.000.000,- dan 10 lembar Cek terletak di bangku bagian depan.

Waktu kejadian kaca depan pintu mobil sedikit terbuka, meski pintu dalam keadaan terkunci. Meski sempat tarik menarik dengan dua orang staf walinagari yang ada didalam mobil, namun perampok lebih kuat dan berhasil membawa kabur uang tunai Rp 75 juta. Selanjutnya perampok lari arah pasar Solok dan sempat dikejar sama warga setempat.
Kejadian itu juga sempat terekam CCTV milik Tribuana.
“Kami mulanya tidak curiga kepada orang tersebut karena kami kira dia orang mau belanja. Dan saat kejadian kami berdua juga sedang menelpon. Baru saat perampok mau mengambil tas, kami curiga dan kami langsung berteruak minta tolong, ” sebut saksi korban, Novita Wulandari.

Selanjutnya korban atas nama Walinagari, Roni Buswandi, beserta 5 orang perangkat nagari, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Solok dan diterima oleh anggota SPK Polres Solok Kota dengan Nomor Laporan STPL /189/B/ VII/2019/Polres Solok Kota dan ditandatangani oleh ka SPK Unit 1 Ipda Syafrion.

Selain uang tunai Rp 75 juta, korban juga mengalami kerugian berupa Cek sebanyak 10 ( Sepuluh ) Lembar.

“Kita sudah membuat laporan perampasan ke Mapolresta Solok untuk proses lebih lanjut, ” sebut Walinagari Air Batumbuk, Roni Buswandi, usai melapor di Mapolres Solok Kota.

Kapolres Solok Kota, AKBP dony Setiawan, bersama Kasat Reskrim, AKP Defrianto, saat dihubungi melalui Handphonennya, belum memberi jawaban. (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda