Tukiman Buronan Mantan Calon Anggota DPD RI Berakhir di Tangan Polisi

0
1443

SOLOK, JN-Buronan Mantan Calon Anggota DPD RI, Tukiman, akhirnya berakhir di Tangan Polisi.

Tukiman yang merupakan tersangka kasus korupsi dana desa berakhir Nagari Sungai Janiah, Kecamatan Gunung Talang itu, dibekuk anggota Satreskrim dan Intelkam Polres Solok pada Jumat, (11/10) malam, di sebuah tempat penginapan di Kota Padang.

Tukiman dengan ciri khas pakai blangkon itu, merupakan mantan Bendahara Nagari Sumgai Janish. Namun Karena mencalon menjadi anggota DPD RI dari Dapil Sumbar pada Pileg 2018 lalu, Tukiman mundur menjadi Bendahara Sungai Janiah.
Pada saat Tukiman menjadi Bendahara itulah, Tukiman diduga menggelapkan dana desa dan sempat menjadi DPO aparat kepolisian Polres Solok setelah 21 hari masuk dalam daftar pencarian orang tersebut. Tukiman menjadi buron terkait dugaan tindak pidana korupsi dana desa di nagari Sungai Janiah dengan jumlah ratusan juta.

Tukiman sendiri ditetapkan sebagai tersangka sejak, Kamis 29 Agustus 2019 lalu. Usai ditetapkan sebagai tersangka, Tukiman langsung melarikan diri. Meski demikian, pihak kepolisian tak tinggal diam. Pengintaian yang dilakukan di beberapa titik yang diduga menjadi tempat persembunyian Tukiman berhasil tercium.

Kapolres Solok, AKBP Ferry Irawan, S. Ik, melalui Wakanit Tipikor Polres Solok, Ipda Riko Kurniawan, SH, kepada awak media Selasa (15/10) siang, menyebutkan bahwa benar Tukiman sudah ditangkap Jum’at malam lalu di sebuah tempat penginapan di kota Padang. “Penangkapan tersangka juga atas informasi dari masyarakat,” sebut
Ipda Riko Kurniawan.

Bahkan menurut Ipda Riko Kurniawan,
sejak ditetapkan status DPO untuk Tukiman, pihak anggota Sat Reskrim dan Intelkam Polres Solok langsung bergerak cepat dan melakukan pengintaian dibeberapa tempat yang diduga persembunyian Tukiman.

“Ya, Alhamdulillah, setelah melakukan pengintaian selama hampir Tiga Minggu, kita berhasil mengamankan tersangka pada Jumat malam tanggal 11 Oktober, sekira pukul 22. 00 Wib, pada sebuah penginapan di Padang,” terang Ipda Riko Kurniawan.

Pada saat diamankan, tersangka Tukiman sedang tidur pulas, karena belum lama usai melakukan chekin penginapan sekitar pukul 19. 00 Wib, usai kedatangan dari Jakarta.
Selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Solok dan dilakukan penahanan dan terhadap proses hukum terhadap tersangka. Rencananya, penyidik Polres Arosuka akan langsung mengirimkan berkas ke Kejaksaan Negeri Solok dalam waktu Satu Minggu kedepan.

“Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan terhadap tersangka. Dan tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain, ” sebut Ipda Riko Kurniawan.

Tukiman, mantan Bendahara Kenagarian Sungai Janiah yang sempat mencalonkan diri untuk menjadi anggota DPD RI pada Pemilu 2019.

Tukiman ditetapkan menjadi tersangka bersama dua orang oleh penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Kedua orang yang ditetapkan tersebut adalah Tukiman (38), mantan bendahara Nagari Sungai Janiah dan Jumadil (54) mantan Wali Nagari Sungai Janiah.

Kedua orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penyelewengan dana desa Nagari Sungai Janiah yang jumlahlshnya hampir Rp 550 juta Rupiah.

“Kita akan terus dalami masalah ini dan tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain, ” sebut Ipda Riko Kurniawan, di ruang kerjanya (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here