LIMAPULUH KOTA, JN- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) bersama pihak kepolisian dan TNI yang tergabung dalam tim SK4 Limapuluh Kota berhasil mengungkap rumah yang dijadikan sebagai lokasi porstitusi pada Senin (24/2).

Informasi diperoleh, pengrebekan tersebut dilakukan di sebuah rumah dikawasan Kenagarian Lubuak Batingkok, Kecamatan Harau, sekira pukul pukul 11.00 Wib.

Didalam rumah tersebut ditemukan satu orang pria yang diduga sebagai penyedia tempat atau pemilik rumah, berinisial RF (37) dan tiga orang diduga sebagai PSK masing-masing DR (37), L (37), dan N (31).

“Saat pengrebekan mereka diduga sedang menunggu pelanggan, saat dilakukan pengledahan didalam rumah ditemukan 1 pria dan tiga wanita,”ujar ketua tim SK4 Limapuluh Kota, melalui sekretaris Satpol PP, Firmansyah, didampingi kepala Bidang Sumber Daya Aparatur Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah, Bobby dan Kabid Trantib, Risa Susanti, Kapolsek Harau, AKP Yunaldi Chaidir, Babinsa Serka Erwin, Bhabimkantibmas, Aipda Yoneri.

Menurut Firmansyah, penggerebekan rumah tersebut berawal dari laporan masyarakat. Dicurigai rumah ini telah lama menjadi tempat praktik esek-esek yang membuat resah masyarakat setempat.

“Masyarakat telah resah dengan adanya aktivitas esek-esek dirumah ini, setelah dilakukan pengintaian akhirnya dilakukan pengrebakan. Bahkan pemerintah nagari telah berulang kali memperingatkan pelaku,” ungkapnya.

Ia juga menghimbau jika ada masyarakat mendapat laporan terjadinya pelanggaran pekat di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota untuk segera melapor ke pihaknya.
“Apapun bentuk pelanggaran perda akan kita tindak tegas, “tutupnya.

Saat diintrogasi petugas, salah satu PSK berinisial N membenarkan bahwa ia bersama rekan-rekannya memberikan layanan esek-esek dirumah tersebut.“Ia pak, kami terpaksa melakukan hal ini karena alasan ekonomi,” ujarnya.

Menurutnya, dalam sekali kencan ia memasang tarif 150-250 kepada pelanggan, uang hasil tersebut nantinya dibagi untuk RF sebesar Rp 50 ribu rupiah. “Uang tersebut jasa peganti kamar atau tempat,” jelasnya.

Ia mengaku, meski masih bersuami namun sudah sebulan lebih berada di rumah RF sebagai PSK. Dalam sehari ia bisa melayani dua hingga Tiga pelanggan. “Suami saya kurang bertanggung jawab pak, mangkanya saya terpaksa melakukan hal ini,”tutupnya.(dho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here