Tiga Kali Masuk Bui Resedivis Kembali Duduk di Meja Persakitan

0
402
PADANG,JN- Tiga kali keluar masuk bui, tak membuat terdakwa berinisial MI (32), warga Jondul Rawang, insyaf. Terdakwa yang menjalani sidang di Pengadilan Negeri Padang, Senin (8/1) mengakui semua keselahannya.
Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU), Nazif, menghadirkan saksi korban untuk diperiksa dipersidangan. Menurut saksi korban, Resi, menyebutkan sepeda motor yang dikendarinya hilang, di tempat parkir. ” Saya terkejut melihat sepeda motor hilang, untung saja di tempat parkir terdapat cctv, dan akhirrnya terdakwa berhasil ditangkap polisi,” sebut saksi.
Saksi juga menuturkan  hingga kini sepeda motor tersebut tidak bertemu. Saksi lainnya Fajri mengatakan, dirinya mendengar ada keributan di tempat parkiran. ” Saya tidak tahu siapa pelaku pencurian sepeda motor pak jaksa,” katanya.
Sementara itu, terdakwa Muhammad Iskandar, saat dilakukan pemeriksaan terhadap dirinya, mengakui semua keterangannya. ” Saya mengambil sepeda motor, milik  korban dengan menggunakan kunci T. Setelah berhasil menghidupan sepeda motor korban, saya membawanya ke rumah untuk dijual kepada teman saya,” imbuhnya.
Tak hanya itu, dari  pengakuan terdakwa menyebutkan, sepeda motor milik korban dijual oleh rekannya, dengan harga Rp 1 juta. ” Uang itu saya belikan baju untuk istri saya dan kebutuhan lainnya,” sebutnya. Sidang yang dipimpin oleh Inna Herlina beranggotakan Agnes Sinaga dan Ari Muliady, menunda sidang pekan depan.
Kejadian pencurian sepeda motor ini berawal pada 22 September 2017, di tempat parkir, SMK 9 Negeri Padang. Terdakwa yang waktu sedang melintas di lokasi tersebut, melihat sepeda motor milik korban merek yamaha mio,warna kuning hitam, dengan nomor polisi BA 2991 QE.
Langsung dibawa kabur oleh terdakwa, dengan menggunakan kunci T. Korban yang terkejut melihat sepeda motor yang digunakan hilang, langsung melaporkan kepada yang berwajib. Berkat bantuan CCTV yang terpasang di tempat parkir, terdakwa yang berprofesi   tukang parkir, langsung diamankan oleh polisi. Akibat perbuatannya korban mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta. Kini terdakwa, yang baru enam bulan keluar dari penjara atas kasus pencurian, dijerat pasal 363 KUHP.(mep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here