Terkait Penagkapan Dua Tersangka Sabu: Kapolresta Solok Bantah Anggotanya Terlibat

0
5683

SOLOK, JN-  Satnarkoba Polres Solok Kota berhasil menangkap dua orang pelaku yang diduga memiliki barang haram narkoba jenis sabu. Dikawasan KTK, dimana salah seorang anggota Satreskrim Polres Solok Kota juga sedang berada di lokasi kejadian.

Dari informasi yang berhasil dirangkum, pada hari Rabu (5/4) siang, petugas dari Satnarkoba Polres Solok berhasil menangkap pelaku dikawasan KTK. “AC” (27) bersama seorang teman wanitanya “WV” (28) yang berhasil diciduk petugas, pada saat penangkapan dilokasi itu juga ada “O” yang merupakan anggota Satreskrim Polres Solok Kota.

Beredarnya informasi anggota Polres Solok Kota ikut tertangkap dalam kasus kepemilikan barang haram jenis sabu, bukan sekedar informasi biasa, bahkan foto salah satu oknum anggota SatReskrim terlibat mengunakan barang haram jadi viral didunia sosial, WA, BBM.

Kapolres Solok Kota AKBP Susmelawati Rosya membantah adanya personilnya yang diamankan karena terlibat memiliki barang haram jenis Sabu. Dijelaskanya, memang ada penangkapan dua orang yang menjadi target operasi (TO) kasus narkoba. Namun dua orang tersebut bukan personil Polres Solok Kota.

Terkait informasi tertangkapnya oknum anggota Reskrim Polres Solok Kota inisial O. “Yang pada saat itu tengah melakukan penyamaran ketika petugas dari Satnarkoba Polres Solok Kota melakukan penangkapan terhadap terduga pemilik sabu dikawasan KTK, “tegas Kapolres Solok Kota AKBP Susmelawati usai mengadiri rapat di Balai Kota Solok Kamis (6/4) sore. Namun yang membuat heran, personil tersebut tidak berdinas di Satuan Narkoba, tapi di Satuan Reserse Kriminal. Kapolres menjelaskan, bahwa salah seorang petugas dari Satreskrim itu disusupkan untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba diwilayah hukum Polres Solok Kota. Pada saat itu petugas dari Satnarkoba Polres Solok Kota berhasil menangkap 2 orang pelaku yang diduga memiliki narkoba jenis sabu di kawasan KTK dimana salah seorang anggota Satreskrim Polres Solok Kota juga sedang berada dilokasi kejadian. “Jadi anggota kita memang kita susupkan untuk membongkar sendikat peredaran narkoba diwilayah Hukum polres Solok Kota. Dan keterlibatan anggota Satreskrim itu sudah dikoordinasikan oleh Kasat Narkoba kepada saya,”tegas Susmelawati.

Saat ini, Susmelawaty Rosya menyatakan pihaknya memang sedang menggelar Operasi Antik untuk menjaring pengguna dan bandar Narkoba di wilayah hukum Polres Solok Kota. Dalam operasi tersebut, Polres Solok Kota tidak hanya melibatkan personil dari Satuan Narkoba, tapi juga dari satuan lain, seperti Satuan Reserse dan kriminal. Tujuannya agar para pelaku tidak mengenal para pelaku dari SatNarkoba. “Laporan dari Kasat Narkoba, mereka adalah personil undercover (polisi yang menyamar) yang disusupkan. Dia adalah anggota yang berperan untuk memancing pelaku. Dalam rangka operasi Sementara untuk kedua orang pelaku yang tertangkap adalah pemain lama dan residivis,” ujarnya singkat.

Dalam penangkapan itu, petugas dari Satnarkoba Polres Solok berhasil mengamankan 2 paket sabu ukuran kecil. Dengan barang bukti tersebut, “AC” (27) bersama seorang teman wanitanya “WV” (28) yang merupakan pemain lama dan residivis yang berhasil diciduk, langsung digelandang petugas ke Mapolres Solok Kota guna pengusutan lebih lanjut (Goavan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here