Syam Bahri Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa Dalam Warung Kosong di Sukarami

0
1166

SOLOK, JN–  Masyarakat Jorong Sukarami, Nagari Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Senin (19/2) pagi sekira jam 07.00 Wib, dikejutkan dengan penemuan sosok mayat pria paruh baya, di warung kosong milik warga setempat.

Penemuan Mayat di pinggir Jalan Lintas Sumatera KM 19 tepatnya di depan kantor Balai Penelitian Tanaman Pangan (BPTP) Sumatera Barat, Kawasan Jorong Sukarami, Nagari Koto Gaek Guguak tersebut, langsung menjadi perhatian warga sekitar dan masyarakat yang saat itu ramai berlalu lalang hendak pergi kerja.

 

Pria diketahui bernama Syam Bahri (60) ini, merupakan warga Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok. Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh Edi (50) dan Umin (55), yang sehari-hari berjualan ayam potong di sebelah warung kosong tempat mayat ditemukan. Edi dan Umin merasa curiga dengan Syam Bahri, yang sehari-hari yang diketahui mengalami gangguan jiwa dan sudah seminggu tidak melihat korban. “Karena saksi merasa curiga ketika melihat korban tidak bergerak dan biasanya sudah bangun, kedua saksi mencoba mendekat dan ternyata Syam Bahri sudah tidak bernyawa. Selanjutnya langsung melaporkan ke Mapolres Solok,”, tutur Kapolres Solok AKBP Ferry Irawan, S.Ik melalui Paur Humas Bripka Hendi Yance, kepada Koran Padang. Namun meski demikian, petugas kepolisian menurut Yance akan tetap melakukan penyidikan tentang adanya penemuan mayat tersebut apakah karena sakit ada karena hal lain.

Informasi yang berhasil dihimpun dari warga setempat menyebutkan bahwa Syam Bahri sehari-hari selalu mondar-mandir di depan kantor BPTP Sumbar di Sukarami, karena diduga mengalami gangguan kejiwaan. “Orang mengatakan bapak itu gila dan beliau sering bolak-balik di jalan ini. Namun ketika ada orang yang memberi baju, beliau tidak mau memakainya, kecuali makanan,” jelas Ari (35) warga setempat.

 

Sementara informasi yang berhasil diperoleh dari Dinas Sosnaker Kabupaten Solok, korban merupakan warga Alahan Panjang dan mengalami gangguan kejiwaaan, dimana pada bulan Desember 2017 lalu, pihak Dinas Sosnaker mengembalikan korban ke keluarga yang beralamat di Jorong Limau Puruik, Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti. “Tetapi entah kenapa korban balik lagi ke jalanan dan sekarang ditemukan sudah meninggal,” jelas Kadis Sosnaker Kabupaten Solok, Drs. Raflis, MM.

 

Saat ini korban telah di bawa ke RSUD Arosuka untuk dilakukan visum sambil menunggu kedatangan pihak keluarga (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here