Selama 2017  Tipikor Padang Tangani 44 Kasus

0
802

PADANG, JN–Sepanjang tahun 2017 perkara yang masuk ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Padang, sebanyak 44 kasus.  Menurut panitera muda (panmud) Tipikor Padang, Rimson Situmorang, diantara 44 kasus tersebut, ada yang masih sudah divonis dan ada yang masih dalam proses persidangan.

“Perkara yang masuk ke Pengadilan Tipikor Padang, itu seluruh daerah yang ada di Sumatera Barat,” katanya, Jumat (15/12). Lebih lanjut ia menambahkan, sejak bulan Januari hingga Desember 2017, Pengadilan Tipikor Padang, telah menangani kasus pungutan liar (pugli). ” Lima kasus pungli yang ditangani oleh tipikor yakninya dua dari daerah Solok, dua dari Kota Padang, dan satu dari Pesisir Selatan,” tambahannya.

Tak hanya itu Panmud Tipikor Pengadilan Padang, Rimson Situmorang, menerangkan kasus yang paling mendominasi saat ini yakninya daerah Painan. ” Selama tahun 2017, ada 12 kasus dari daerah Painan yang masuk ke pengadilan tipikor. Diantaranya pungli, pembangunan pabrik es dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH)

Lebih lanjut ia menjelaskan, diantara kasus tipikor yang masuk kepengadilan, 23 yang sudah divonis oleh pengadilan, 4 Peninjuan Kembali (PK), 1 grasi, 1 vonis bebas, dan 5 kasasi tetapi masih perkara 2016.

Dari data yang berhasil diperoleh, kasus-kasus korupsi yang masuk ke Pengadilan Tipikor Padang, untuk Pariaman 2 kasus, Payakumbuh 2 kasus, Pasaman Barat 5 kasus, Pasaman 2 kasus, Agam 2 kasus, Kota Padang 2 kasus, Mentawai 1 kasus, Sawahlunto 2 kasus, Solokselatan 3 kasus (mep/eko m)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here