Polsek Pantai Cermin Tangkap Pelaku Pencurian Laptop dan HP, Satu Orang Masih Buron

0
241

SOLOK, JN- Jajaran Sat Reskrim Polsek Pantai Cermin, Kabupaten Solok, berhasil mengungkap kasus pencurian yang terjadi pada Kamis tanggal 19 september 2019, sekira jam 05.30 wib yang bertempat di Naggalo Jorong Pasa Nagari Surian kecamatan Pantai Cermin (Pancer) Kabupaten Solok.

Usai kejadian, korban yang bernama Mawardi (48) pegawai honorrer, langsung melapor ke Polsek Pantai Cermin dengan laporan polisi : LP/17/IX/2019, tanggal 19 September 2019.
Tepat dua Minggu kemudian, tepatnya Sabtu 5 Oktober 2019, jajaran Sat Reskrim Polsek Pancer yang dipimpin Kanit Reskrim, membekuk satu orang pelaku atas nama Handika Sanjaya putra pgl dika (19) yang berprofesi pedagang dan merupakan warga Piatu Jorong Pasa Nagari Surian kecamatan Pantai Cermin.

Kapolres Solok AKBP Ferry Irawan, S. Ik. melalui Kapolsek Pantai Cermin, Iptu Evi Wansri, SH, menyebutkan bahwa pelaku Handika melakukan aksinya bersama temannya Johan pada tanggal tersebut diatas.
“Pelaku Johan saat ini masih buron dan namanya sudah masuk DPO kepolisian, ” sebut Iptu Evi Wansri, Senin (7/10), yang dalam Minggu ini akan pindah tugas menjadi Kapolsek Lembah Gumanti.
Disebutkan Kapolsek, pelaku melakukan aksinya dengan cara mencongkel pintu jendela rumah korban dengan mempergunakan parang. Setelah itu pelaku masuk dalam kamar tersebut, dan mengambil barang milik korban. Setelah barang itu diambil pelaku keluar melalui jendela, dan kemudian membawanya pergi dan menjual barang tersebut. Barang yang berhasil dicuri pelaku yakni 1 unit laptop merk axioo warna hitam dan 1 unit handphone samsung tipe J7 warna putih.

Setelah melakukan aksinya, pelaku menjual barang-barang tersebut ke Alahan Panjang. Atas kerja keras anggota Sat Reskrim, polisi berhasil mengungkap dan menangkap satu pelaku di Alahan Panjang pada Sabtu pagi (5/10), sekira pukul 07.00 Wib.
Namun hingga saat ini satu pelaku yang bernama Johan masih dalam pencarian (DPO).
“Kita berharap pelaku Johan menyerahkan diri saja sebelum ada tindakan paksa dari petugas, ” tutur Iptu Evi Wansri (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda