Polres Solok Tutup Tahun 2018 Dengan Memusnahkan Barang Bukti Ganja dan Sabu

0
134

SOLOK, JN- Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Solok, tutup tahun baru 2018 dan sambut Tahun baru 2019 dengan cara memusnahkan barang bukti narkotika berupa ganja dan sabu.


Pemusnahan ganja hasil tangkapan selama tahun 2018 seberat 8 Kg dan sabu seberat 2,68 gram, bertempat di halaman upacara Mapolres Solok di Lubuk Selasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Senin (31/12), atau bertepatan dengan penghujung tahun 2018.


Pemusnahan barang bukti narkoba dilakukan dihadapan media cetak dan elektronik, dan dilakukan dan dipimpin oleh Kapolres Solok, AKBP Ferry Irawan S. Ik, serta didampingi oleh Wakapolres Kompol Frangky Monathen  S. Ik beserta para Kabag,  Kasat dan Kapolsek sejajaran Polres Solok.


Sebelum memusnahkan barang bukti dengan cara dibakar di halaman polres,  sebelumnya Kapolres Solok AKBP Ferry Irawan S. Ik, memberi keterangan Pres terkait kinerja jajaran Kepolisian Solok selama Tahun 2018 dengan awak media cetak dan elektronik. Dalam acara itu Kapolres Solok AKBP Ferry Irawan S. Ik mengatakan, barang bukti narkotika berupa ganja dan sabu yang dimusnahkan itu,  merupakan barang temuan yang didapat petugas Polres Solok sepanjang Tahun 2018 sejak Januari hingga Desember dalam penanganan kasus narkoba.

Disebutkan Kapolres AKBP Ferry Irawan, bahwa  sejak Januari hingga Desember 2018, terdapat 24 kasus narkoba di jajaran Polres dengan tersangka sebanyak  27 orang. “Tersangka sudah kita limpahkan ke kejaksaan dan ada juga yang sudah melalui persidangan.”Semua tersangka sudah kita limpahkan ke Kejaksaan dan selanjutnya akan dilakukan proses persidangan,” jelas AKBP Ferry Irawan.
Jika dibanding dengan Tahun 2017 lalu, maka terdapat penurunan kasus Kamtibmas sebanyak 187 kasus,  yang mana jumlah kasus tahun 2017 lalu sebanyak 606 kasus.

Sementara gangguan kamtibmas diwilayah hukum Polres Solok sepanjang Tahun 2018 berjumlah sebantak 413 kasus.
Kasus diselesaikan Tahun 2018 sebanyak 274 kasus atau sebanyak 66 persen. Sedangkan kasus yang diselesaikan Tahun 2017 sebanyak 409 kasus atau sebanyak 68 persen atau turun sebanyak 2 persen. “Kita berharap tahun depan kasus gangguan Kantibmas ini akan terus menurun,” tambah AKBP Ferry Irawan.

Sedangkan untuk kasus Laka Lantas diwilayah hukum Polres Solok selama Tahun 2018 terjadi 88 kasus. Dan jikadibanding Tahun 2017 terjadi 136 kasus,  maka terjadi penurunan sebanyak 48 kasus.

Adapun korban meninggal dunia akibat Laka Lantas selama Tahun 2018 di jajaran Polres Solok adalah sebanyak 15 jiwa,  sedangkan pada Tahun 2017 terdapat sebanyak korban 24 jiwa.
Untuk Luka berat Tahun 2018 sebanyak 27 orang,  sedangkan pada Tahun 2017 sebanyak 73 orang.Untuk jumlah kerugian materil akibat Laka Lantas Tahun 2018 sebesar Rp 225.400.000 sementara pada Tahun 2017 kerugian materil sebesar Rp 650.800.000.

Untuk pengamanan Tahun baru 2018, personil Polres Solok menurunkan sebanyak 200 personil dari gabungan Polres dan Polsek. Personil ini akan ditempatkan di titik-titik keramaian yang dianggap rawan kriminalitas seperti di Tugu Ayam, GOR Batu Batupang, Kebun teh, Alahan Panhang Resort dan lainnta yang duanggap berpotensi rawan.
“Kita juga akan mengantisipasi balap liar, Miras dan lainnya yang berpotensi akan mengganggu kamtibmas. “Kita juga menghimbau masyarakat untuk menahan diri dan mengisi penyambutan tahun baru dengan kegiatan yang bermanfaat dan tidak melakukan tindak pidana,”  pungkas AKBP Ferry Irawan (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda