Polres Solok Amankan Puluhan Paket Ganja Dari Seorang Pemuda di Panyakalan

0
816
SOLOK,  JN- Jajaran Sat Narkoba dan Reskrim Polres Solok,  hari Rabu pagi (10/10), berhasil mengamankan seorang pemuda yang diduga melakukan tindak pidana Narkotika jenis ganja.
Pemuda yang diamankan bernama Imbra Novaldi atau sering dipanggil IM (32), ditangkap dikediamannya Jorong Hilia Banda Nagari Panyakalan Kecamatan Kubung Kabupaten Solok.
IM ditangkap pada hari Rabu tanggal 10 Oktober 2018, sekira pukul 09.25 Wib.
Bersama tersangka IM,  polisi berhasil mengamankan Barang Bukti (BB)  berupa 2 buah Paket besar  diduga narkotika jebis ganja yang dibungkus dengan kantong plastik warna putih.
Selanjutnya 2 buah paket sedang diduga narkotika jenis ganja dibungkus dengan plastik merek marnes. Kemudian 14 buah paket kecil diduga narkotika jenis ganja yang dibungkus dengan plastik bening dan Satu paket kecil bekas pakai yang dibungkus dengan plastik bening serta 5 kantong pastik asoy warna hitam
Kapolres Solok,  AKBP Ferry Irawan,  S. IK,  kepada KORAN PADANG menyebutkan bahwa penangkapan tersangka IM adalah atas informasi dari masyarakat bahwa pada hari Rabu pagi,  sekira pukul 08.00 Wib,  ada seseorang yang bernama IM, sedang membawa narkoba dengan ciri2 seperti pelaku yang disampaikan.
“Dari informasi tersebut, anggota kita dari Tim Sat Res Narkoba Polres Solok langsung melakukan pengintaian dan pembututan terhadap pelaku yang bernama IM. Dan sekitar pukul 09.25 Wib, Tim Satresnarkoba Polres Solok menemukan pelaku IM, di rumah orang tuanya yang berada di jorong Hilia Banda nagari Panyakalan dan anggota langsung menggeladah pelaku dan ditemukan barang jenis ganja, puluhan paket,” jelas AKBP Ferry Irawan.
Disebutkan Kapolres,  usai ditangkap,  tersangka dihadapan saksi-saksi mengakui barang tersebut miliknya. Selanjutnya tersangka IM di bawa ke Mapolres Solok untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Disebutkan Kapolres, dari hasil pengeledah yang disaksikan oleh masyarakat dan perangkat nagari ditemukan beberapa paket diduga narkotika jenis ganja didalam plastik asoy warna hitam yang terletak di atas pagu / loteng kamar pelaku IM.
“Kita akan kembangkan kasus ini,  apakah tersangka pemakai atau bandar dan kita akan usut dari mana barang tersebut didapat dan kemana saja dijual, ” jelas AKBP Ferry Irawan.
Tersangka bisa dikenakan UU Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman diatas 15 tahun (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda