Polres Solok Akan Tindak Tegas Anggota Yang Terlibat Illegal Loging

0
765

SOLOK, JN- Terkait dugaan maraknya aksi illegal loging yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab di hutan kawasan Tigo Lurah, jajaran Polres Solok, akan menindak tegas setiap pelaku, termasuk jika ada anggota polisi yang diduga terlibat bermain dan melindungi para pelaku illegal loging tersebut.

“Kita akan tindak tegas para pelaku pencurian kayu atau illegal loging yang marak diberitakan oleh media dan media social. Bahkan jika ada anggota kita yang diduga terlibat ikut bermain, pasti akan kita proses secara hukum yang berlaku dan tidak ada ampun,” jelas Waka Polres Solok, Kompol Emanuel Lase, saat menggelar jumpa pers dengan awak media, bertempat di sebuah Rumah Makan ternama di Kawasan Salayo, Kabupaten Solok, Selasa siang 24/7).

Maraknya dugaan pencurian kayu di hutan Tigo Lurah, seperti di Nagari Simanau, Rangkian Luluih dan lainnya, membuat jajaran Polres Solok angkat bicara. Dalam jumpa pers tersebut, juga dihadiri langsung oleh Kapolsek Payung Sekaki, Iptu Mukhlis, yang juga menbawahi kawasan Tigo Lurah karena belum memiliki Kapolsek sendiri. Selain itu, juga hadir Paur Humas Polres Solok Bripka Endi Yance, Kanit Bimpilmas, Ipda Syafrul, KBO Sat Bimas Polres Solok,  Iptu Ledy, Kanit Bimtipmas Aiptu Ridwan Simangungsong dan beberapa orang anggota Polsek Payung Sekaki.

Namun Wakapolres juga menyebutkan bahwa ada seorang pengusaha yang memiliki izin dari Kementerian Kehutanan yakni Bapak Salikur. “Saya juga belum tau persis izin penabangan kayu Bapak Salikur dan diduga ada pengusaha illegal lain yang menumpang dibalik itu. Sehingga hal ini harus kita sikapi dengan baik dan Kamis besok kita akan turun ke lapangan bersama anggota dan juga mengajak rekan-rekan wartawan untuk melihat di mana lokasi kayu yang sering dikeluarkan,” tambah Kompol Emanuel Lase.

Sementara itu, Kapolsek Payung Sekaki, Iptu Mukhlis, mengaku terkejut dengan pemberitaan beberapa media yang menyebutkan dirinya melindungi pelaku illegal loging di Tigo Lurah. “Apa mungkin saya akan melindungi mereka, sementara saya baru satu Minggu bertugas di Payung Sekaki dan belum pernah pergi ke Tigo Lurah,” jelas Iptu Mukhlis. Dirinya menyambut baik rencana kunjungan Wakapolres ke Tigo Lurah Kamis besok, agar semuanya menjadi jelas.

Sebelumnya, pada empat bulan yang lalu, Polres Solok melalui Melalui Polsek Payung Sekaki, juga berhasil  menggagalkan aksi Ilegal loging di Jorong Tapak Kudo, Nagari Rangkiang Luluih, Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok.  Tumpukan kayu yang diduga hasil dari Ilegal Logging diamankan di Jorong Tapak Kudo, Nagari Rangkiang Luluih, Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok. Dan saat ini masih disimpan di Mapolsek Payung Sekaki.

Penemuan tersebut berawal dari petugas dari Polsek Payung Sekaki menemukan tumpukan kayu yang diduga merupakan hasil dari Ilegal Logging. Kemudian petugas berkoordinasi dengan Polres Solok Arosuka. Tak berselang lama, Kapolres Solok menugaskan petugas Polsek Payung Sekaki untuk mengevakuasi kayu-kayu tersebut.

Bahkan belum lama ini, masyarakat Simanau menemukan kayu illegal loging dan langsung membakarnya di tempat (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here