Pemuda Bawa Ganja Diamankan ke Mapolres Arosuka Solok

0
4859

SOLOK, JN- Jajaran Reskrim dan Narkoba Polres Arosuka Solok, hari Rabu malam (28/3), sekira pukul 21.30 Wib, berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial AI (19), warga Jorong Pamujan, Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, yang diduga terlibat penyalahgunaan Narkotika jenis ganja.

Penangkapan tersangka dilakukan di Kampuang Sawah Pasia, Jorong Kajai, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung Kabupaten Solok dengan barang bukti (BB) berupa Satu paket besar diduga Narkotika jenis ganja press yang dibungkus dengan kantong plastik bening warna hitam, Satu buah Handphone Merek Oppo warna putih dan Satu unit sepeda motor jenis Yamaha Mio Soul warna hitam dengan Nopol BM 4414 ES.

 

Kronologis penangkapan tersangka menurut Kapolresta Arosuka Solok, AKBP Ferry Irawan  melalui Kasat Narkoba Polres Solok, Iptu Eko dan KBO Narkoba Iptu Yusuf, bahwa berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa pada hari Rabu sekira jam 17.00 Wib, ada seorang laki-laki yang diduga membawa ganja dan akan melakukan transaksi di jalan di Sawah Pasie, Jorong Kajai, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung dengan ciri-ciri yang sudah disebutkan. “Dari informasi tersebut, kita bersama anggota  Satnarkoba melakukan pengintaian di lokasi bersama KBO Narkooba,” jelas Iptu Eko.

Disebutkannya, saat dilakukan pngintaian dan mendapatkan ciri-ciri orang yang dimaksud, anggota Sat Narkoba langsung melakukan pembuntutan dan pengintaian. Tepatnya sekira  pukul 21.30 Wib, Tim Sat Narkoba Polres Arosuka Solok, melihat  orang dengan ciri-ciri tersebut. “Saat itu tersangka sedang mengendarai sepeda motor Mio Soul warna Hitam Pink dan anggota langsung melakukan penangkapan,” tambah Iptu Eko. Tersangka tidak dapat mengelak karena bersama tersangka didapatkan barang bukti ganja yang dibungkus dalam kantorng plastik warna hitam dan polisi langsung membawa tersangka ke Mapolres Solok. Dengan disaksikan masyarakat dan Kepala Jorong serta ketua pemuda, tersangka AI dibawa ke kantor polisi guna  proses penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku bisa dikenakan UU penyalahgunaan narkotika Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Narkotika Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” punkas Iptu Eko (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here