Pemasangan Rambu-Rambu Lalu Lintas di Depan Komplek Perkantoran Arosuka Dikritik Tajam

0
2543

SOLOK, JN-Untuk mendukung kelancaran berlalu lintas di Kabupaten Solok, Dinas Perhubungan daerah setempat memasang rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalur utama dan juga di jalan Kabupaten yang menghubungkan ke Kecamatan.

Bahkan awal tahun 2017 lalu, Kadis Perhubungan Kabupaten Solok, Deddy Permana, sudah menyebutkan bahwa pihaknya akan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, dengan cara penambahan rambu-rambu baru ada di 2017. “Kabupaten Solok sebagai daerah perlintasan, kelengkapan rambu-rambu lalu lintasnya sudah menjadi keharusan untuk ditingkatkan, hal itu memberikan kenyamanan kepada masyarakat khususnya pengendara yang akan melnitas di daerah ini,” jelas Deddy Permana. Dengan memasang rambu-rambu lalu lintas, setidaknya menurut Deddy tingkat kecelakaan di daerah itu bisa diminimalisir. “Rambu-rambu ini biasanya akan jadi pedoman bagi pengendara untuk bisa menekan angka kecelakaan di jalan raya yang selama ini kerap terjadi di lokasi-lokasi tertentu di Kabupaten Solok,” jelas Deddy Permana.

Sayangnya, pemasangan rambu-rambu lalu lintas ini banyak mendapat kritikan tajam dari masyarakat, dimana di daerah keramaian masih ada rambu-rambu lalu lintas yang di pasang dengan mencantumkan kecepatan 50 KM, meski hal itu berada di Ibukota Kabupaten Solok di Arosuka. “Seharusnya kalau kendaraan akan memasuki pusat keramaian dan lokasi umum dan perkantoran, maka maksimalnya yang di pasang rambu-rambu 20 KM, bukan rambu yang 50 KM/jam, seperti yang ada di depan kantor Bupati Solok di Arosuka,” jelas Ketua LSM Perak, Yemrizon, Sabtu (21/10).  Ketua LSM Perak ini mengritik bahwa Dishub tidak profesional dalam memasang rambu-rambu 50 KM itu, dan hal itu malah bisa memicu rawannya kecelakaan, sebab pengendara tidak tau lokasi itu pusat perkantora yang ramai orang berlalu lalang. “Seharusnya malah Dinas Perhubungan memasang rambu-rambu berhati-hati dan pelan-pelan karena kawasan ramai,” jelas Yemrizon yang juga diamini tokoh masyarakat setempat Kayu Aro, Indra.

Kadis Perhubungan Kabupaten Solok, Deddy Permana, yang dihubungi awak media via telehone Celullernya, Handphone yang bersangkutan sedang tidak aktif  (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here