Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek di Solok Berhasil Diringkus Polisi

0
857

SOLOK, JN- Pelaku pembunuhan terhadap tukang ojek yang bernama Herman (54), warga Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, ditemukan warga meninggal dunia bersimpah darah di depan Kampus Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Kota Solok, pada Selasa sore (2/4), berhasil diringkus Jajaran Sat Reskrim Polres Kota Solok, Rabu dinihari.

Tidak sampai dalam hitungan kurang dari 12 jam, jajaran Sat Reskrim Polres Solok Kota dibawah pimpinan Kasat Reskrim, Iptu Deftianto, berhasil menangkap pelaku pembunuhan tukang ojek di depan kampus Universitas Mahaputra Muhammad Yamin Kota Solok.

Kasat Reskrim Iptu Delfianto dan Kanit PPA, Ipda Fika Putri Pamungkas berhasil menangkap pelaku Rabu dini hari Rabu (3/4) sekitar jam 01.30 WIB yang bersembunyi di rumah anaknya.

Pelaku berinisial BM, merupakan warga Jorong Lurah Nan Tigo Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. BM ditangkap di rumah anaknya NR di Lurah Nan Tigo, Nagari Salayo.

“Pelaku kita tangkap di Salayo dan saat ini sudah dilakukan penahanan di Polres Solok, ” ujar Iptu Defrianto.
Sementara motif pembunuhan adalah diduga masalah hutang piutang, dimana korban mempunyai hutang ke pelaku yang jumlahnya juga tidak banyak.
“Karena sering diragih dan korban belum bayar, maka siang itu ditagih lagi dan korban juga belum bayar maka pelaky mengaku kesal dan melakukan penusukan terhadap korban, ” tambah Iptu Defrianto.

Polisi juga masih mendalami, apakah pembunuhan tersebut direncanakan pelaku atau tudak, saat ini juga masih dalam pendalaman pihak kepolisian.

Sebelumnya diberitakan, Herman yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang ojek, diduga ditusuk oleh orang tidak dia kenal di depan Kampus UMMY Solok, Jalan Sudirman Kota Solok. Namun hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apa motif pembunuhan tersebut, sebab tersangka pembunuhan masih dalam pegejaran pihak yang berwajib.

Kapolresta, AKBP Dony Setiawan, melalui Kasat Reskrim, Iptu Defrianto kepada Koran Padang menyebutkan bahwa korban diduga dibunuh usai cekcok mulut dengan korban.
” Kita sudah mengetahui identitas pelaku dan saat ini anggota kita masih melakukan pengejaran terhadap tersangka, ” jelas Iptu Defrianto. Pembunuhan tersebut terjadi pada Selasa (2/4), sekira jam 14.00 Wib

Benar saja, kurang dari 12 jam anggota Sat Reskrim berhasil meringkus tersangka yang sedang bersembunyi di rumah anaknya di Salayo (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda