Pelajar Dari Sijunjung Edarkan Uang Palsu di Solok

0
1895
SOLOK, JN – Polres Solok Kota mengungkap kasus peredaran uang palsu, modus operandi yang dilakukan pelaku adalah dengan membeli sebungkus rokok, menggunakan uang pecahan 100 ribu. Merasa dirugikan pemilik warung melapor, kemudian petugas langsung bergerak dan berhasil mengamankan 4 orang pelaku.
Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan mengatakan pada hari Minggu (1/7) di sebuah warung milik Ijal (34) di Ampang Kualo RT 002/RW 006 Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok. Pelaku membeli sebuah rokok seharga 23 ribu menggunakan pecahan 100 ribu, dan menerima kelebihan uang, pelaku langsung pergi. Kemudian pelapor curiga mengecek ulang uang kertasnya yang berbeda, merasa dirugikan pemilik warung langsung melapor ke polisi.
Menerima laporan tersebut petugas langsung bergerak cepat, melakukan pengembangan dari hasil olah TKP, hanya butuh satu jam dari kejadian sekitar pukul 16.00 WIB petugas berhasil mengamankan 4 orang laki-laki diduga pelaku. Yakni FAC (18) dan TAP (20) diamankan di Ambang Kualo, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, kemudian AF (17) dan JZ (15) diamankan di Tanjung Ampalu Kelurahan Limo Koto, Kecamatan Koto Tujuh, Kabupaten Sijunjung.
Modus operasi para pelaku adalah mencetak uang palsu dengan cara mencari lewat internet gambar uang pecahan 100 ribu rupiah, menggunakan handphone. Kemudian gambar tersebut dipindahkan ke PC lalu dicetak di kertas HVS menggunakan printer dan dipotong sesuai dengan ukuran cetakan.
Kemudian uang palsu itu disebarkan dengan cara berbelanja di warung – warung mulai dari Kecamatan Sungai Lasi hingga Kecamatan Tanjung Harapan. “Tersangka AF termotivasi karena cerita temanya yang telah lebih dahulu mencetak uang palsu dan mengedarkanya, tersangka kemudian tertarik untuk mencoba mencetak uang palsu dan bersama teman – temanya memotong dan mengedarkan uang palsu,” kata Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, Senin (2/7) didampingi Waka Polres Solok Kota Kompol Sumintak, Kasat Reskrim, Kasat Shabara dan Kasi Propam.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah 1 unit PC ( CPU merek ALCATROZ warna Hitam, Monitor merek Dell warna hitam, keyboard merek Genius warna hitam dan Mouse merek Genius warna Putih). Printer Canon iP2770 warna hitam. BB uang palsu Rp. 500.000,- ( dari warung tempat belanja tersangka). BB uang hasil tukar dan belanja di warung Rp. 362.000,- , BB uang Palsu Rp. 16.900.000,- (dari Tersangka AF) dan BB uang palsu Rp. 1.000.000,- dari rumah Tersangka Aidil (Dpo).
“AF berperan mencari gambar dinternet, FAC membelanjakan uang palsu, JZ memotong dan menyimpan uang palsu, TAP memotong sesuai ukuran dan membelanjakan, sementara Aidil memotong uang palsu yang hingga kini masih DPO,”kata Kapolres. Pasal yang Dilanggar iyalah Pasal 36 ayat 3 UU No 7 tahun 2011 tentang mata uang Jo pasal 244 KUHP dengan ancaman 15 tahun Penjara. (Van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here