Issu Sosok Ghaib Ninja Telanjang: Masyarakat Surian Sampai Saat Ini Masih Dihantui Rasa Ketakutan

0
5040

 

SOLOK, JN-Rasa ketakutan dan rasa cemas yang mendalam, masih saja tampak di wajah masyarakat nagari Surian dan Lolo, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, terkait issu dan gangguan sosok misteri yang menggoyang nagari paling Selatan dari Kabupaten Solok itu.

Nagari Surian berbatas langsung dengan Kabupaten Solok Selatan dan merupakan terkenal dengan penghasil kacang tanah dan daerah tambang emas itu. Jika pada waktu lalu masyarakatnya hidup damai dan tentram, namun sejak adanya issu yang hampir beredar di seluruh kampung, jorong, nagari dan Kecamatan bahkan di Sumbar dalam sebulan terakhir ini, masyarakatnya tampak dilanda ketakutan serta kepanikan yang mendalam. “Warga kami sampai saat ini selalu dilanda rasa ketakutan dan kegelisahan, tidak hanya anak gadis ABG atau orang hamil saja, namun para orang tua, mamak dan seluruh aparat pemerintahan nagari dan unsur lainnya, ikut dibuat gelisah, takut anak cucu atau keponakannya menjadi korban,” jelas Camat Pantai Cermin, Syaiful anwar, Senin (4/9). Dia menyebutkan, terror dari sosok makhluk telanjang dengan menggunakan penutup mata warna hitam yang mengincar anak ABG dan wanita hamil, benar-benar telah membuat ekonomi masyarakat Surian menjadi  lumpuh. Semua unsur sudah dilibatkan untuk mengusir dan mengunggkap keberadaan sosok misteri itu, termasuk dari pihak kepolisian dan TNI.  Namun sampai saat ini belum juga bisa diungkap, apa dan siapa serta apa motif dari terror itu. Bahkan pada Minggu kemaren, juga sudah digelar  saat dzikir bersama, bertempat di lapangan Nanggalo, nagari Surian, dengan mendatangkan  seorang ustadz dari Provinsi Banten, untuk mengusir sosok yang sering disebut masyarakat di sana dengan istilah ninja bugil.

Beragam cerita saat ini mulai muncul di tengah masyarakat setempat bahwa sosok tersebut merupakan jelmaan dari penghuni bukit di sekitar tambang yang ada di nagari Surian bahwa alam mereka tidak rela dirusak. Ada juga yang menyebut bahwa sosok misterius berupa pria telanjang yang memakai penutup mata hitam waktu mengincar korbannya, merupakan terror dari orang yang sedang belajar ilmu hitam serta beragam cerita lainnya. Peristiwa ini, sudah hampir satu bulan setengah meneror warga di kecamatan paling  yang berbatas langsung dengan Kabupaten Solok Selatan itu. Beberapa tokoh masyarakat Pantai Cermin seperti Buya Azwirman, yang juga anggota DPRD Kabupaten Solok menyebutkan bahwa terror ini merupakan kejadian luar biasa menimpa wilayah Kecamatan Pantai Cermin selama yang dia ketahui. “Memang beragam issu yang berkembang di masyarakat, tetapi saya sendiri sempat melihat sosok itu, namun waktu mau di fhoto dia langsung menghilang. Ini bukan sekedar issu saja,” terang Azwirman, sesuai yang dipaparkannya kepada KORAN PADANG, Minggu (3/9). Disebutkannya, jika di Pulau Jawa beberapa tahun lampau ada terror dari colr hijau, maka di Surian malah yang meneror tidak pakai color. Muncul sosok misterius yang sangat meresahkan ribuan warga yang tinggal di 14 Jorong di kenagarian Surian dan satu jorong di kenagarian Lolo, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok.  Masyarakat di dua nagari tersebut, sudah dibuat resah sejak dalam sebulan terakhir, dengan munculnya mahkluk misterius telanjang dan memakai tutup mata warna hitam yang sangat meresahkan masyarakat.

Kapolres Kabupaten Solok, AKBP Reh Ngenana melalui Kapolsek Pantai Cermin Iptu Iwan Ariadi  menyebutkan bahwa terror makhluk aneh itu dinilai sudah sangat meresahkan masyarakat. Pihaknya dibantu anggota intel dari Mapolres Arosuka, terus melakukan patroli di malam dan siang hari, guna mengantisipasi jatuhnya korban di masyarakat. Bahkan semua pihak, mulai dari Wakil Bupati Solok, Polres Arosuka, Camat, Walinagari dan Kepala Jorong sudah saling berkoordinasi untuk mengungkap misteri dibalik terror ini. “Namun hasilnya memang belum kita ketahui, masalahnya kita belum bisa menangkap pelaku utamanya, apakah manusia atau memang sosok ghaib,” jelas Iptu Iwan Ariadi. Bahkan menurutnya, setiap Kepala jorong juga sudah melakukan pendataan terhadap anak ABG dan wanita hamil dan meneliti setiap ada warga yang masuk baru ke Surian. “Kita juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap titik yang diduga didatangi sosok misterius itu, namun kita juga masih belum bisa mengambil kesimpulan. Dibilang tidak ada, buktinya banyak masyarakat yang melihatnya tapi susah untuk dikembangkan,” terang Iwan Ariadi. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah masyarakat dihimbau untuk melakukan wirid pengajian dan pria dewasa melakukan ronda malam. “Kita meminta agar peristiwa ini tidak membuat masyarakat makin gelisah dan cepat berakhir dan semua motifnya bisa kita ungkap,” tambahnya.
Anehnya lagi, sosok mahkluk ajaib ini muncul tidak mengenal waktu baik siang maupun malam hari dengan mengincar korbannya, terutama anak-anak ABG dan wanita hamil secara tidak senonoh dengan meraba bagian-bagian terlarang dari korbannya. Bahkan sesuai informasi yang dihimpun KORAN PADANG di TKP, sudah puluhan warga yang menjadi korban makhluk misterius itu. “Rata-rata korban yang diincar makhluk misterius ini adalah wanita hamil dan anak-anak ABG usia dibawah 15 tahun, namun kebanyakan korban malu melapor dan menyembunyikan identitasnya,” jelas Camat Pantai Cermin, Syaiful Anwar. Disebutkannya, masyarakat Surian yang tersebar di 14 jorong dan ditambah satu jorong di nagari Lolo, yakni jorong Sungai Tambang, saat ini dibuat panik dan tidak bisa beraktivitas karena ancaman makhluk misteri itu. “Sudah sebulan lebih lamanya warga kami tidak bisa beraktivitas karena takut ancaman makhluk aneh itu. Jadi warga kami minta ketenangan dan berharap makhluk itu tertangkap atau meninggalkan nagari kami,” tutur Syaiful Anwar.

Pihaknya juga berharap agar masyarakat Pantai Cermin yang ada di dua nagari, bisa kembali hidup damai seperti semula. Camat Syaiful Anwar juga menyebutkan bahwa sampai saat ini sudah puluhan korban wanita hamil dan ABG yang menjadi korban terror makhluk misterius itu yang dibawa ke Puskesmas dengan luka cakar atau yang lainnya, hingga membuat korbannya trauma yang mendalam. Bahkan salah seorang korbannya, Rita warga Surian, sampai saat ini belum bisa diajak bicara karena sangat ketakutan dan dari wajahnya tampak trauma yang mendalam. Bahkan sosok makhluk aneh telanjang dan memakai tutup mata warna hitam itu, benar-benar sudah membuat kecemasan warga surian tingkat tinggi. Beberapa orang warga juga sudah melihat langsung  dengan mata telanjang, kemudian langsung menghilang seperti di dalam film misteri. “Ini benar-benar ajaib, saya sempat memotret makhluk tersebut dan juga warga lain, namun sesaat mau di fhoto dia langsung menghilang,” terang Syaiful Anwar. Makhluk misteri itu jumlahnya ada tiga dan menurut warga setempat, mungkin juga makhluk makhluk ghaib atau juga bisa manusia yang sedang mempraktekan ilmu hitam yang sedang mereka pelajari. Korban terakhir terjadi pada Rabu dinihari, dimana seorang anak ABG digerayangi oleh makhluk misteri itu di jorong Tambang, nagari Surian. Saat malam hari tiba, warga pantai Cermin yang laki-laki berkumpul untuk ronda dan wanita serta anak-anak tidur dalam rumah kerabat secara bersama-sama.

Dilain pihak satu Minggu lalu, Pemerintah Kabupaten Solok yakni Wakil Bupati Yulfadri Nurdin, juga sudah turun ke Pantai Cermin bersama Wakapolres Arosuka Kabupaten Solok, untuk berdialog dan mencari solusi dengan walinagari, tokoh masyarakat, niniek mamak, Camat Pantai Cermin, anggota DPRD asal Lolo dan Surian serta para walijorong se Kecamatan Pantai Cermin. Saat itu, pertemuan digelar di Kantor Camat Pantai Cermin dan disepakati Polres Arosuka membantu dengan menurunkan 10 orang personil setiap hari dibantu anggota Polsek Pantai Cermin untuk memberi perlindungan kepada warga. “Namun sampai saat ini terror makhluk misteri itu terus melancarkan aksinya dan masyarakat hidup dalam kegelisahan. Jadi kami minta pihak Pemkab Solok dan Polisi mencarikan solusi yang lebih serius lagi,” jelas Deni (45) warga Pantai Cermin. Disebutkannya, saat ini masyarakat tidak berani ke luar rumah untuk ke pasar atau bekerja dikebun atau di sawah, karena takut dari terror makhluk misteri itu

Pihak pemuda dan masyarakat serta dibantu anggota Polres Arosuka, kini terus berupaya membongkar dan melacak keberadaan makhluk misterius yang meresahkan warga di perkampungan warga itu (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here